Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) serius dalam mengembangkan potensi wisata Pulau Kumala. Untuk itu, Pemkab Kukar membuka peluang bagi investor swasta untuk mengelola destinasi wisata andalan ini.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, mengungkapkan bahwa pengelolaan Pulau Kumala saat ini belum maksimal. Karena itu, perlu adanya suntikan investasi dan pengelolaan profesional dari pihak swasta.

“Kita yakin, dengan melibatkan pihak swasta, Pulau Kumala akan menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Bupati Edi, Kamis (28/11/2024).

Kata dia, sebagai bentuk dukungan kepada investor, Pemkab Kukar memberikan insentif berupa pembebasan setoran pendapatan asli daerah (PAD) selama tiga tahun pertama.

Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban awal para investor dalam mengembangkan Pulau Kumala.

“Kami memberikan insentif ini agar para investor dapat fokus pada pengembangan dan pembenahan Pulau Kumala tanpa terbebani oleh kewajiban setoran PAD di awal,” jelas Bupati Edi.

Menurut dia, keputusan untuk melibatkan pihak swasta diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan Pulau Kumala sebelumnya.

Dari hasil evaluasi tersebut, ditemukan bahwa kewajiban setoran PAD yang terlalu dini seringkali menjadi kendala bagi para investor.

“Kita belajar dari pengalaman sebelumnya. Dengan memberikan insentif yang lebih menarik, harapan kita dapat menarik minat investor yang lebih serius dan berkomitmen dalam mengembangkan Pulau Kumala,” tutur Edi.

Pulau Kumala memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata yang unggul.

“Kita optimistis, dengan pengelolaan yang tepat, Pulau Kumala dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur bahkan Indonesia,” pungkas Edi. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *