Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar?Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) mencatat pencapaian yang cukup signifikan di sektor pertanian sepanjang 2024 melalui program pengembangan pertanian terintegrasi.

Program ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026, dengan lima kawasan prioritas, yakni Sebulu-Muara Kaman, Tenggarong-Loa Kulu, Marangkayu, Tenggarong Seberang I, dan Tenggarong Seberang II.

Kepala Distanak Kukar, M Taufik, optimis bahwa berbagai program pertanian yang direncanakan untuk penghujung 2024 akan terealisasi, termasuk bantuan sarana dan prasarana bagi petani.

Kata Taufik, hingga penghujung akhir tahun 2024, beberapa indikator menunjukkan capaian luar biasa. Jalan usaha tani sepanjang lebih dari 100 kilometer telah selesai dibangun, sementara pembangunan embung kecil mencapai 66 persen dari target RPJMD 2026. Bahkan, jumlah petani muda telah melampaui target.

“Beberapa program seperti pembangunan jalan usaha tani, peningkatan produktivitas jagung dan padi, hingga perluasan asuransi perlindungan petani, insyaallah kita rencanakan selesai pada tahun 2025,” ujar Taufik, Sabtu (30/11/2024).

Menurut dia, pencapaian sektor pertanian dalam Program Kukar Idaman menunjukkan hasil yang signifikan.

Taufik menambahkan bahwa tantangan terbesar ada pada peningkatan produktivitas jagung.

Namun, sektor lain, seperti padi, sudah menyentuh lima kawasan inti dengan luas sawah mencapai lebih dari 8.000 hektare dari total baku sawah 18.900 hektare.

Produktivitas lahan padi di Kukar mencapai 4,2 ton per hektare dengan sebagian besar petani memanen dua kali dalam setahun.

“Ada peningkatan indeks pertanaman menjadi 1,8 pada 2023, dan kita terus fokus mendorong produktivitas untuk mendukung kontribusi sektor pertanian dalam RPJMD,” tutup Taufik. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *