Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menyelesaikan pembangunan 21 unit pintu air baru sepanjang tahun 2024.

Infrastruktur tersebut dinilai dapat mengatasi masalah klasik yang selama ini menghantui para petani, yaitu intrusi air laut yang merusak lahan perkebunan.

Sekretaris Dinas Perkebunan Kukar, Muhammad Taufik Rahman, menjelaskan bahwa pintu air ini sangat penting untuk menjaga kualitas tanah agar tetap subur dan mendukung pertumbuhan kelapa.

“Dengan adanya pintu air ini, petani tidak perlu khawatir lagi akan intrusi air laut yang dapat merusak tanaman kelapa mereka,” ujarnya.

Kata dia, pintu air yang dibangun dilengkapi dengan mekanisme otomatis yang dapat mengatur aliran air sesuai dengan kondisi pasang surut.

“Dengan sistem otomatis ini, petani tidak perlu repot-repot mengatur aliran air secara manual. Mereka bisa lebih fokus pada perawatan tanaman,” tutur Taufik.

Taufik berharap, adanya pintu air baru ini dapat meningkatkan produktivitas petani kelapa di Muara Jawa dan Samboja.

Pembangunan pintu air ini merupakan salah satu bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar dalam mendukung sektor pertanian.

“Kita optimis, dengan adanya infrastruktur ini, pendapatan petani kelapa akan meningkat. Kita juga akan terus berupaya untuk meningkatkan sektor pertanian di Kukar, sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah,” pungkas Taufik. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *