Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus memperkuat pelayanan dasar kesehatan dengan mengoptimalkan fungsi posyandu di tingkat desa dan kelurahan.

Hingga 2025, tercatat 56 unit posyandu telah dibangun melalui program yang masuk dalam agenda Dedikasi Kukar Idaman, khususnya pada pilar keluarga peduli kesehatan.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan, revitalisasi dan pembangunan posyandu menjadi bagian dari tugas utama DPMD untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bayi, balita, dan ibu hamil.

“Untuk DPMD, kita ditugasi mengawal revitalisasi dan optimalisasi peran posyandu sebagai sarana pelayanan kesehatan terdepan di desa dan kelurahan,” jelasnya, Senin, (2/6/2025).

Pembangunan posyandu telah dimulai sejak 2023 dan berlanjut di tahun 2024 hingga 2025. Dari total 799 unit posyandu yang tersebar di Kukar, DPMD telah membangun sekitar 50 hingga 60 unit dalam dua tahun terakhir.

“Tahun ini akan dibangun lagi 16 unit tambahan, jadi totalnya bisa mencapai 60 hingga 65 unit yang kita bangun dari 2023 sampai 2025,” kata Arianto.

Ia menekankan, meski jumlah tersebut masih jauh dari total kebutuhan, pembangunan posyandu juga melibatkan partisipasi aktif dari pemerintah desa dan kecamatan.

“Ini memang jauh dari total posyandu yang ada di kita. Tapi ada juga yang dibangun oleh teman-teman desa dan kecamatan,” tambahnya.

Program ini juga menjadi bagian penting dalam upaya Pemkab Kukar meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara merata, dengan memperkuat infrastruktur dan layanan di tingkat akar rumput.

“Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tapi juga pusat edukasi keluarga dan pertumbuhan anak yang sehat,” pungkas Arianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *