Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Camat Loa Kulu, Adriansyah, menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting bagi desa-desa di wilayahnya untuk menerapkan tata kelola yang bersih, transparan, dan partisipatif.

Upaya yang dilakukan berupa pembinaan berkelanjutan dan penguatan kapasitas pemerintahan desa agar program pembangunan lebih akuntabel dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Menurut Adriansyah, pendampingan ini tak hanya mencakup aspek administratif, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas pelaksana pemerintahan desa, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban anggaran.

“Ini mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban,” ujar Adriansyah saat ditemui di Kantor Camat Loa Kulu, belum lama ini.

Dari evaluasi awal, sebagian besar desa di Kecamatan Loa Kulu menunjukkan perkembangan positif. Banyak aparatur desa yang mulai menginisiasi program berbasis data dan kebutuhan masyarakat lokal.

“Kami melihat ada semangat yang tinggi dari aparat desa untuk terus belajar dan memperbaiki tata kelola. Itu modal penting dalam membangun pemerintahan desa yang kredibel,” katanya.

Peningkatan kapasitas aparatur menjadi perhatian utama. Melalui pelatihan teknis, desa-desa dibekali kemampuan menyusun dokumen penting seperti APBDes, laporan keuangan, serta pelaksanaan Musyawarah Desa yang melibatkan warga secara aktif.

“Kita berikan pendampingan langsung, termasuk pelatihan teknis tentang penyusunan APBDes, penyusunan laporan keuangan, hingga pelaksanaan Musyawarah Desa yang partisipatif,” tambahnya.

Selain itu, strategi penguatan sinergi antarpihak juga menjadi kunci. Camat Adriansyah mendorong agar kepala desa, BPD, dan masyarakat bersama-sama mengambil bagian dalam forum-forum desa agar proses pengambilan keputusan menjadi inklusif dan transparan.

“Kami juga dorong agar forum-forum partisipatif terus dihidupkan,” ujarnya.

Adriansyah berharap, pembinaan sistematis dan kolaborasi antar warga serta pemerintah desa bisa menciptakan pemerintahan yang akuntabel dan memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.

“Kami ingin desa-desa di Kecamatan Loa Kulu memiliki tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *