Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mengambil langkah progresif dalam memperluas akses layanan kesehatan dasar melalui keberadaan Koperasi Merah Putih, yang kini tersebar di lebih dari seribu desa dan kelurahan.

Program koperasi yang baru saja diresmikan ini tak hanya menyasar sektor ekonomi lokal, tetapi juga diarahkan untuk menjadi simpul layanan kesehatan primer yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah membangun sistem layanan promotif dan preventif yang terintegrasi langsung dengan fasilitas klinik di dalam koperasi. Klinik tersebut menyediakan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis, seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, hingga pemeriksaan mata dan telinga.

“Semua data hasil pemeriksaan langsung terhubung ke sistem Satu Sehat. Saya sudah mencobanya sendiri,” ujar Jaya, Senin (21/7/2025).

Menurutnya, kehadiran klinik ini menjadi solusi agar masyarakat tak harus datang ke puskesmas hanya untuk melakukan skrining awal. Pemeriksaan cukup dilakukan di klinik desa, dengan petugas kesehatan yang telah ditugaskan secara khusus.

Klinik tersebut juga telah bekerja sama dengan Kimia Farma untuk penyediaan apotek. Ke depan, fasilitas ini ditargetkan bisa melayani penebusan resep dokter langsung di tempat.

“Kalau nanti dokter sudah tersedia dan sistem berjalan baik, warga bisa langsung ambil obat di klinik koperasi ini,” jelasnya.

Saat ini, operasional masih mengandalkan tenaga medis dari puskesmas setempat. Namun, dalam jangka menengah, pengelolaannya akan dialihkan sepenuhnya kepada koperasi desa.

Beberapa layanan dasar seperti cek tensi, denyut nadi, dan gula darah akan menjadi kegiatan rutin. Bila semua perizinan klinik rampung, maka layanan pengobatan juga akan dimulai.

“Harapannya, klinik dan apotek yang dikelola koperasi ini bisa mandiri sepenuhnya sebagai bagian dari sistem layanan primer. Kita mulai dengan kemitraan, dan secara bertahap akan kita dorong untuk dikelola penuh oleh masyarakat desa,” tutup Jaya. (Adv Diskominfo Kaltim)

Penulis: Rey | Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *