Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi membuka pendaftaran program beasiswa pendidikan. Program ini menyasar siswa dari berbagai jenjang hingga para guru aktif dan calon guru yang ingin menempuh pendidikan sarjana (S1).

Pendaftaran dibuka mulai 21 Juli hingga 30 Agustus 2025. Beasiswa ini ditujukan untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, peserta pendidikan kesetaraan (Paket A, B, C), serta program khusus 1.000 Guru Sarjana. Informasi lengkap dan teknis pendaftaran dapat diakses melalui laman beasiswa.kukarkab.go.id.

“Semua ketentuan teknis mengacu pada Peraturan Bupati, termasuk syarat berkas dan alur pendaftarannya,” kata Nuraini, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) beasiswa Disdikbud Kukar, Jumat (25/7/2025).

Khusus program 1.000 Guru Sarjana, Disdikbud Kukar mengalokasikan anggaran cukup besar. Untuk guru PAUD disediakan Rp2,2 miliar, sedangkan guru SD dan SMP masing-masing mendapat alokasi Rp800 juta. Setiap penerima beasiswa akan memperoleh bantuan Rp2,5 juta per semester selama delapan semester, atau total Rp20 juta per orang.

Program ini terbuka bagi guru aktif maupun calon guru. Bagi yang sudah mengajar, wajib menyertakan surat keterangan dari kepala sekolah, baik yang sudah terdaftar maupun belum di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sedangkan calon guru bisa berasal dari tenaga honorer atau tenaga administrasi yang selama ini membantu proses belajar di sekolah.

“Calon guru harus mendapat rekomendasi dari kepala sekolah yang menyatakan bahwa mereka akan mengajar setelah lulus. Artinya, sekolah memang membutuhkan tambahan tenaga pendidik,” jelas Nuraini.

Disdikbud Kukar juga menetapkan batas usia maksimal 50 tahun untuk pendaftar program beasiswa guru. Hal ini mempertimbangkan masa studi selama empat tahun dan masa pengabdian minimal enam tahun sebelum usia pensiun di 60 tahun.

Hanya mahasiswa dari enam perguruan tinggi mitra yang bisa mengikuti program ini. Kampus tersebut adalah Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Widya Gama Mahakam, PGRI Samarinda, Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Terbuka (UT), dan UINSI Samarinda. Semua kampus tersebut telah memiliki akreditasi minimal B.

Pemilihan jurusan juga diatur ketat. Untuk PAUD, wajib mengambil jurusan Pendidikan Guru PAUD. Untuk jenjang SD, jurusan yang diambil adalah PG SD. Sementara untuk jenjang SMP, disesuaikan dengan mata pelajaran seperti IPA, IPS, Biologi, atau Seni.

Proses pencairan beasiswa mengikuti aturan dalam Perbup. Dana akan dititipkan di rekening atas nama masing-masing mahasiswa yang dibuka di Bankaltimtara. Setiap semester, mahasiswa harus mencapai IPK minimal 2,75. Jika kampus mengeluarkan tagihan pembayaran, dana akan ditransfer langsung ke rekening mahasiswa untuk selanjutnya disetor ke perguruan tinggi.

“Dengan sistem ini, kami ingin mahasiswa bertanggung jawab penuh atas proses pembayaran dan kelulusan mereka,” tutup Nuraini.

(Adv. R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *