Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUKAR. Upaya menjaga keselamatan pengguna jalan di Kutai Kartanegara (Kukar) tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat.

Hal ini ditegaskan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar yang tengah melakukan pemangkasan pohon-pohon tua di jalur rawan Tenggarong.

Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, menyebutkan pihaknya memprioritaskan pohon yang berada di ruas jalan padat lalu lintas serta titik-titik yang sebelumnya dilaporkan masyarakat.

“Laporan masyarakat sangat membantu kami untuk menentukan lokasi mana yang harus lebih dulu ditangani,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon pada Kamis (21/8/2025).

Kegiatan pemangkasan bukanlah reaksi atas tumbangnya pohon di Tenggarong Seberang beberapa waktu lalu, melainkan program rutin tahunan yang telah dijadwalkan sejak awal tahun. Dengan demikian, upaya ini bersifat pencegahan dini agar potensi bahaya dapat ditekan sejak awal.

“Pohon-pohon besar yang sudah berusia tua tentu memiliki risiko. Karena itu, pemangkasan kami lakukan bertahap dengan melihat tingkat kerawanan di lapangan,” jelas Slamet.

Saat ini, pemangkasan difokuskan pada jalan utama Tenggarong yang ramai dilalui kendaraan. DLHK Kukar menargetkan, ke depan kegiatan ini akan diperluas ke kawasan lain secara bertahap sesuai ketersediaan tenaga dan anggaran.

Selain itu, Slamet mengingatkan bahwa pemeliharaan pohon di ruang publik juga memerlukan kepedulian warga. Dengan adanya komunikasi dua arah, proses pengawasan bisa lebih cepat dan efektif.

“Jika masyarakat melihat pohon miring, rapuh, atau berpotensi tumbang, silakan segera laporkan. Itu sangat membantu kami untuk menindaklanjuti sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” serunya.

Menurutnya, keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Karena itu, program pemangkasan pohon tidak hanya ditujukan untuk menjaga estetika kota, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Langkah cepat ini sekaligus menjadi bentuk komitmen DLHK dalam menekan risiko kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor lingkungan.

“Kami berharap kolaborasi dengan masyarakat terus berjalan, sehingga keamanan jalan raya di Kukar dapat lebih terjaga,” pungkas Slamet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *