Timesnusantara.com – Samarinda – Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam perlindungan perempuan dan anak, Polresta Samarinda melalui Unit PPA Satreskrim menghadiri kegiatan bertema “Lindungi Masa Depan Anak Bersama Ojol Berlian” yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Bina Bangsa, Kantor Kesbangpol Provinsi Kaltim pada Selasa (07/10) pagi.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur pemerintah, lembaga hukum, organisasi masyarakat, dan komunitas ojek online (ojol) di Kota Samarinda. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala DP3A Prov. Kaltim, Noryani Soryalita, S.E., M.MT, Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak, Junainah, S.E., M.Si, Direktur LBH APIK Kaltim, Kasmawati, S.H., serta perwakilan dari Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), dan sejumlah aplikator transportasi daring seperti Grab, Gojek, dan Maxim.

Polresta Samarinda turut berpartisipasi aktif melalui kehadiran Ps. Kanit PPA Ipda Okky Surya Yuwita, S.H., M.H. dan Kasubnit PPA Ipda Adi Brata Yusuf, S.H. Dalam kesempatan tersebut, Ipda Okky juga menjadi salah satu narasumber yang membawakan materi mengenai penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, sekaligus mendorong pentingnya kolaborasi semua pihak, termasuk komunitas ojek online, dalam upaya pencegahan.
Program Ojol Berlian (Ojek Online Bersama Lindungi Anak) merupakan inisiatif DP3A Kaltim yang mengajak para pengemudi transportasi daring menjadi pelopor keselamatan dan perlindungan anak di lingkungan kerja mereka. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan deklarasi bersama yang memuat tujuh komitmen utama, di antaranya menolak segala bentuk kekerasan, menjaga sikap ramah terhadap anak, serta melaporkan setiap bentuk perlakuan salah kepada pihak berwenang.
Kepala DP3A Prov. Kaltim Noryani Soryalita, S.E., M.MT. menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif berbagai pihak, termasuk Polresta Samarinda, dalam mendukung program tersebut.
“Sinergi ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak. Kami berharap para mitra, termasuk komunitas ojol, dapat menjadi garda terdepan dalam pencegahan kekerasan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Agus Setyawan, S.I.K., M.M. menyampaikan dukungan terhadap langkah kolaboratif lintas sektor tersebut.
“Polresta Samarinda berkomitmen memperkuat peran kepolisian, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam edukasi dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Program seperti Ojol Berlian ini sangat positif untuk membangun kesadaran bersama di masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
