Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi mencairkan dana Program Pendidikan “Gratispol” senilai Rp44.153.600.000 (Empat Puluh Empat Miliar Seratus Lima Puluh Tiga Juta Enam Ratus Ribu Rupiah) untuk tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah Kaltim.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, yang menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemprov Kaltim dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta menjadi investasi strategis daerah untuk mewujudkan Generasi Emas Kaltim.

“Dana Gratispol ini adalah investasi strategis kita untuk memastikan akses pendidikan berkualitas demi mewujudkan Generasi Emas Kaltim. Saya instruksikan agar dana ini digunakan seoptimal mungkin dan tepat sasaran, terutama untuk keringanan biaya studi atau UKT mahasiswa. Pengelolaannya harus akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan setiap saat,” tegas Gubernur.

Proses Pencairan Cepat dan Transparan kepastian pencairan dana dikonfirmasi oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir, yang menyampaikan bahwa seluruh proses administrasi telah diselesaikan dengan cepat dan sesuai prosedur.

“SP2D sudah kita terbitkan per tanggal 12 November 2025, hanya satu jam setelah pengajuan SPM dari Biro Kesra,” ujar Ahmad Muzakkir.

Langkah cepat ini menunjukkan komitmen Pemprov Kaltim dalam memastikan program prioritas pendidikan berjalan efektif dan tepat waktu.

Rincian Alokasi Dana untuk Tujuh PTN di Kaltim dana sebesar Rp44,15 miliar tersebut disalurkan kepada tujuh perguruan tinggi negeri dengan rincian sebagai berikut:
• Universitas Mulawarman (Unmul) – Rp22.454.300.000
• Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) – Rp6.382.100.000
• UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (UINSI) – Rp4.898.600.000
• Institut Teknologi Kalimantan (ITK) – Rp4.680.500.000
• Politeknik Kesehatan Kemenkes Samarinda (Poltekkes) – Rp3.562.940.000
• Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) – Rp1.570.360.000
• Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani) – Rp604.800.000

PT Swasta Diminta Lengkapi Administrasi Untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Pemprov Kaltim menyampaikan bahwa pencairan dana akan dilakukan setelah kelengkapan administrasi diserahkan secara lengkap kepada Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan diverifikasi oleh BPKAD.

Proses tersebut mengikuti mekanisme hibah daerah yang ketat, sehingga pihak kampus swasta diminta bersabar hingga seluruh prosedur dipenuhi.

Instruksi Gubernur: Dana Harus Segera Dimanfaatkan Gubernur juga mengimbau seluruh pimpinan PTN penerima agar segera memeriksa rekening kampus masing-masing dan memastikan dana bantuan Gratispol dapat segera dimanfaatkan oleh mahasiswa, khususnya dalam meringankan beban biaya kuliah.

Dengan pencairan ini, Pemprov Kaltim berharap program Gratispol dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat sektor pendidikan tinggi dan mendorong terwujudnya SDM unggul yang berdaya saing tinggi di Kalimantan Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *