Timesnusantara.com – Samarinda – Jumat, 14 November 2025 sekira pukul 07.30 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban hilang atas nama Muhammad Rian dalam keadaan meninggal dunia (MD) pada operasi pencarian hari kedua (H+2). Korban ditemukan di aliran Sungai Mahakam, tepatnya dekat Pelabuhan Antasari, Jalan H. Jahrah RT 13, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, tidak jauh dari lokasi awal korban diduga terjatuh.
Pada Kamis, 13 November 2025 sekitar pukul 09.00 Wita, Satpolairud Polresta Samarinda menerima laporan terkait adanya seorang warga yang hilang di pesisir Sungai Mahakam.
Berdasarkan keterangan Saksi 3 menjelaskan bahwa korban meninggalkan rumah pada Rabu, 12 November 2025 sekitar pukul 15.00 Wita tanpa pamit dan tanpa memberikan informasi mengenai tujuan kepergiannya.
Saksi 2 melihat korban berjalan menuju pesisir sungai dekat SB Senumpa sekitar pukul 16.00 Wita. Ketika saksi masuk ke rumah pada pukul 18.00 Wita, korban tidak terlihat kembali.
Pada Kamis, 13 November 2025 sekira pukul 07.00 Wita, saksi 1 kembali menemukan sebuah handphone yang setelah diperiksa diketahui milik korban. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban terjatuh ke sungai.
Atas kejadian itu, pihak keluarga melaporkan kehilangan tersebut kepada Satpolairud Polresta Samarinda untuk dilakukan pencarian.

Penemuan dan Evakuasi Korban, Pada Jumat, 14 November 2025 sekitar pukul 07.30 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban di Sungai Mahakam tidak jauh dari lokasi diduga korban terjatuh. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum AWS Samarinda untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dinyatakan selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan terkendali, dengan koordinasi yang baik antara Satpolairud Polresta Samarinda, tim SAR gabungan, serta pihak keluarga.
