Bagikan 👇

Timesnusantara.com Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pendidik di seluruh daerah.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, memastikan bahwa pemerintah daerah siap mendorong kenaikan insentif guru hingga mencapai Rp1 juta per bulan.

Saat ini, insentif dari pemerintah pusat berada di angka Rp300.000 per bulan. Pemprov Kaltim kemudian menambah dukungan sebesar Rp500.000, dan target besarnya adalah agar total insentif yang diterima guru dapat menembus angka Rp1 juta.

“Kami berharap kapasitas APBD dapat terus menopang upaya ini, terutama bagi para guru yang telah mengabdikan diri sebagai pilar pendidikan,” ujar Gubernur Rudy, Kamis (27/11/2025).

Ia menegaskan bahwa peningkatan insentif ini akan memberikan dampak signifikan terutama bagi guru honorer atau non-ASN yang selama ini menjadi tulang punggung penyelenggaraan pendidikan di sekolah-sekolah.

“Itu merupakan sasaran kami. Semoga kondisi APBD mendukung sehingga insentif guru dapat ditingkatkan hingga Rp1 juta per bulan,” tambahnya.

Gubernur yang dikenal dengan sapaan Harum itu juga menekankan bahwa kesejahteraan bukan satu-satunya fokus. Perlindungan terhadap guru dan rasa keadilan dalam ekosistem pendidikan turut menjadi perhatian.

Ia menyebutkan bahwa saat ini telah dijalin kerja sama antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk memperkuat penerapan keadilan restoratif dalam menangani berbagai persoalan di lingkungan sekolah.

“Guru adalah penjaga moral bagi generasi muda. Mereka membentuk karakter anak-anak kita. Jika kita ingin hidup dihormati, maka hormatilah para guru,” tuturnya.

Dengan langkah ini, Pemprov Kaltim berharap kualitas pendidikan dapat terus meningkat seiring meningkatnya kesejahteraan dan perlindungan bagi para pendidik.

Editor : RF
Penulis : Dani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *