Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, menyoroti pemanfaatan air dari bekas lubang tambang oleh warga di kawasan Bendang.

Menurutnya, penggunaan air tersebut muncul akibat belum tersedianya jaringan distribusi air bersih dari PDAM ke wilayah tersebut.

“Ada aspirasi masyarakat yang masuk ke DPRD, mereka memanfaatkan air dari bekas tambang untuk kebutuhan peternakan dan pertanian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihak DPRD telah memanggil perusahaan terkait, yakni PT BBE, agar tidak menutup akses air sebelum ada solusi permanen bagi masyarakat.

Ronal menegaskan, pemerintah perlu segera menghadirkan jaringan pipanisasi hingga ke kawasan tersebut.

“Kita dorong agar ada program pemasangan pipa induk, pipa sekunder, hingga meter air ke warga. Pembiayaannya bisa dari APBD, provinsi, maupun CSR perusahaan,” tegasnya.

Editor : RF
Sumber : N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *