Bagikan 👇

Timesnusantara.com – SAMARINDA – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi daerah. Karena itu, berbagai upaya penguatan sektor tersebut perlu terus dilakukan.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Adnan Faridhan, menilai tantangan usaha saat ini tidak hanya berkaitan dengan modal, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Banyak usaha yang jalan di tempat karena belum masuk ke pasar online.

Ia menyebut banyak pelaku usaha lokal memiliki produk berkualitas, namun belum maksimal dalam memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar. Padahal media sosial, marketplace, dan pembayaran digital bisa jadi jalan pintas naik kelas.

“UMKM harus diberikan ruang untuk berkembang melalui pelatihan, pendampingan, dan akses promosi yang lebih luas. Jangan sampai produk bagus tapi tidak dikenal,” kata Adnan Faridhan.

Menurut Adnan, transformasi digital dapat membantu pelaku usaha meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan konsumen hingga di luar daerah. Dari Samarinda bisa jualan ke seluruh Indonesia kalau paham caranya.

DPRD mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas ekonomi kreatif guna menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat dan tahan terhadap perubahan zaman.

Editor : RF
Sumber : A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *