Timesnusantara.com – KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempercepat proses penyaluran Program Beasiswa Kukar Idaman 2026. Dana beasiswa ditargetkan mulai masuk ke rekening penerima pada pekan ini.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin, mengatakan proses pencairan saat ini telah memasuki tahap akhir. Penyaluran diproyeksikan mulai dilakukan paling cepat Senin dan selambat-lambatnya pada Selasa atau Rabu pekan depan.
“Untuk beasiswa, insyaallah mulai disalurkan pekan ini. Secepat-cepatnya Senin atau selambat-lambatnya Selasa atau Rabu sudah mulai masuk ke rekening masing-masing,” ujar Fathul Sabtu (19/9/2026).
Program tersebut mencakup beasiswa stimulan bagi pelajar jenjang SMA, mahasiswa S1, hingga penerima dari kalangan pesantren.
Secara keseluruhan, Pemkab Kukar mengalokasikan anggaran sekitar Rp54,6 miliar untuk Program Beasiswa Kukar Idaman dengan kuota mencapai 7.026 penerima. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang menyediakan sekitar 4.015 kuota penerima.
Fathul menjelaskan, khusus penyaluran beasiswa stimulan, anggaran yang diproses mencapai sekitar Rp19 miliar dengan jumlah penerima sekitar seribuan orang.
“Untuk semuanya, total anggarannya sekitar Rp19 miliar dengan jumlah penerima sekitar seribuan orang,” jelasnya.
Untuk beasiswa stimulan jenjang S1, proses administrasi pencairan juga telah berjalan. Berkas pembayaran saat ini memasuki tahap penagihan melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar.
Kesra menargetkan seluruh proses penyaluran dapat dituntaskan pada akhir September 2026. Namun, masih terdapat kendala administratif yang perlu diselesaikan, terutama terkait rekening penerima.
Berdasarkan pendataan terbaru, sebanyak 91 penerima beasiswa kategori SMA dan S1 belum memiliki rekening Bankaltimtara. Kondisi tersebut menjadi salah satu tahapan yang sedang dikebut agar tidak menghambat proses penyaluran.
“Ada 91 orang yang belum punya rekening Bankaltimtara. Seluruh penyaluran memang wajib melalui bank. Persoalan ini segera kami selesaikan supaya seluruh dana bisa tersalurkan secara merata kepada penerima,” tegas Fathul.
Pihak Kesra juga terus berkoordinasi dengan para penerima untuk memastikan kelengkapan administrasi, termasuk rekening bank yang menjadi syarat penyaluran.
Pemkab Kukar mengimbau para penerima agar kooperatif dalam memenuhi persyaratan yang diperlukan. Langkah tersebut dinilai penting agar proses pencairan dapat berjalan cepat dan tidak ada penerima yang tertunda menerima haknya.
Perluasan kuota Beasiswa Kukar Idaman menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kukar dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Melalui program tersebut, pemerintah berharap bantuan pendidikan dapat meringankan beban biaya studi sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda Kukar.
“Tujuan akhirnya untuk mencetak generasi muda dan sumber daya manusia lokal yang jauh lebih kompetitif, adaptif, dan unggul di masa mendatang,” pungkasnya. (Adv)
Editor : RF
Sumber : AND
