Timesnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Kodim 0906/Kutai Kartanegara (KKR) mematangkan persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-131 yang dijadwalkan berlangsung mulai 13 Oktober 2026.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri memastikan dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program tersebut telah disiapkan, baik dari sisi pembiayaan maupun lokasi kegiatan.
“Kita sudah siap. Pembiayaan dari kita sudah kita persiapkan dan lokasinya juga sudah kita tetapkan. Menurut hemat kami, tinggal pelaksanaan saja lagi,” ujar Aulia saat menghadiri silaturahmi HUT ke-81 TNI di Makodim 0906/KKR, Senin (5/10/2026).
Pelaksanaan TMMD menjadi salah satu bentuk kolaborasi pemerintah daerah bersama TNI dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan akses pelayanan bagi masyarakat.
Dandim 0906 Kukar Letkol Arm Benny Budiman mengatakan pembukaan TMMD ke-131 dijadwalkan pada 13 Oktober 2026. Secara teknis, pihaknya memastikan berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk penentuan sasaran dan lokasi kegiatan.
“Insyaallah tanggal 13 akan kita laksanakan pembukaan TMMD. Kesiapan secara teknis sudah, kita sudah menyiapkan sasaran dan lokasi-lokasinya,” kata Benny.
TMMD kali ini direncanakan berlangsung di wilayah Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. Sejumlah kegiatan pembangunan akan menyasar kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari dukungan ketahanan pangan hingga peningkatan kualitas hunian.
Adapun sasaran kegiatan meliputi pembangunan sumur bor, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta pembangunan infrastruktur pendukung pertanian seperti irigasi.
“Dalam TMMD nanti ada kegiatan ketahanan pangan, perbaikan rumah, dan pembuatan sumur bor,” jelasnya.
Menurut Benny, kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses terhadap air, memperbaiki kualitas lingkungan permukiman, sekaligus mendukung aktivitas pertanian.
Pelaksanaan TMMD juga akan melibatkan personel gabungan dari Kodim 0906 Kukar, sejumlah satuan TNI lainnya, serta instansi terkait. Total personel yang diperkirakan terlibat mencapai sekitar 500 orang.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan di tingkat desa sekaligus memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Bupati Aulia menegaskan Pemkab Kukar siap mendukung pelaksanaan program tersebut agar seluruh sasaran pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain pelaksanaan TMMD, Pemkab Kukar juga memastikan pemanfaatan kembali fasilitas daerah yang sebelumnya digunakan sementara untuk kegiatan tertentu akan dikembalikan sesuai fungsi awalnya. (Adv)
Editor : RF
Sumber : AND
