Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUTIM – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Basuki Isnawan, mendorong Karang Taruna di seluruh kecamatan agar lebih aktif menjalankan kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Pemuda diharapkan mampu menjadi penggerak kegiatan positif yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Dorongan itu disampaikan Basuki saat menghadiri peringatan HUT ke-66 Karang Taruna yang dirangkai dengan Color Run 5K di Gedung Olahraga (GOR) Kudungga, Kecamatan Sangatta Utara, Minggu (18/10/2026).

Menurut Basuki, Karang Taruna memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat partisipasi generasi muda. Organisasi ini tidak hanya menjadi wadah berkumpul dan mengembangkan kreativitas, tetapi juga dapat menghadirkan program produktif yang mendukung pembangunan daerah.

Ia berharap pengurus Karang Taruna di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan mampu membaca kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing. Kegiatan yang dijalankan dapat diarahkan untuk memperkuat solidaritas, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat gotong royong.

Meski pembinaan kelembagaan Karang Taruna berada dalam lingkup Dinas Sosial, Basuki menegaskan Dispora tetap siap memberikan pendampingan karena organisasi tersebut menjadi bagian dari perkembangan generasi muda Kutim.

“Karena Karang Taruna secara tugas dan fungsi itu ada di Dinas Sosial. Tapi karena ini juga bagian dari anak-anak muda, ya kita juga harus bisa memberikan pendampingan kepada mereka,” ujar Basuki.

Ia menjelaskan, kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah diperlukan agar pemuda memiliki ruang lebih luas untuk berpartisipasi. Dukungan dapat diberikan melalui fasilitasi kegiatan, pengembangan kreativitas, serta pemanfaatan sarana olahraga untuk aktivitas kepemudaan.

Basuki juga mengapresiasi Karang Taruna yang telah terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Ia berharap partisipasi tersebut semakin meluas hingga seluruh kecamatan di Kutai Timur.

“Kami senang Karang Taruna juga hadir dalam beberapa kegiatan kemasyarakatan. Harapan kita, Karang Taruna yang ada di semua kecamatan bisa mau dan berkontribusi untuk bersama-sama dengan masyarakat,” katanya.

Dengan wilayah yang mencakup 18 kecamatan, Kutim dinilai membutuhkan keterlibatan pemuda secara merata. Terlebih, kondisi ekonomi yang menantang mendorong generasi muda untuk lebih kreatif dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Apalagi sekarang kondisi lagi sulit, mudah-mudahan Karang Taruna juga bisa ikut ambil bagian,” ungkapnya.

Peringatan HUT ke-66 Karang Taruna melalui Color Run 5K menjadi salah satu contoh kolaborasi organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan itu menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan membangun interaksi antargenerasi. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman turut hadir sekaligus melepas para peserta.

Basuki berharap antusiasme masyarakat tersebut menjadi motivasi bagi Karang Taruna untuk terus menghadirkan program kreatif dan berkelanjutan. Dengan demikian, keberadaan organisasi kepemudaan dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di seluruh wilayah Kutai Timur.

Editor : RF
Sumber : ALW

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *