Timesnusantara.com, KUKAR – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat peran kajian dan riset sebagai dasar penyusunan rekomendasi pembangunan daerah. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan 17 Program Dedikasi Pemerintah Kabupaten Kukar agar berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala BRIDA Kukar, Bahari Joko Susilo, mengatakan, kontribusi lembaganya dalam mendukung program pemerintah daerah tidak selalu terlihat secara langsung. Salah satunya melalui kajian yang menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pembangunan.
Menurutnya, salah satu contoh program yang membutuhkan dukungan perencanaan dan kajian adalah pemekaran desa. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki cakupan geografis luas dan jarak antarpemukiman yang berjauhan.
“Dengan adanya pemekaran desa, diharapkan pelayanan publik, khususnya administrasi pemerintahan desa, bisa berjalan lebih baik. Masyarakat yang selama ini tinggal jauh dari pusat pemerintahan desa diharapkan lebih mudah mendapatkan pelayanan,” ujarnya Jum’at (23/10/2026).
Ia menjelaskan, manfaat pemekaran desa tidak hanya berkaitan dengan pelayanan administrasi. Penataan wilayah juga diharapkan dapat mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.
Dengan jangkauan pelayanan yang lebih dekat, pemerintah diharapkan dapat mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara lebih tepat serta merancang pembangunan sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.
Selain mendukung perencanaan pembangunan, BRIDA Kukar juga melakukan berbagai kajian untuk mengevaluasi pelaksanaan program pemerintah daerah. Kajian tersebut mencakup indeks infrastruktur serta persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan program-program dedikasi.
Bahari menuturkan, hasil kajian dan evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menilai efektivitas program yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki.
“Melalui hasil-hasil kajian ini, kami berharap dapat memberikan rekomendasi untuk perbaikan implementasi 17 Program Dedikasi. Dengan begitu, pelaksanaan program ke depan bisa semakin baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan, riset dan inovasi daerah memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pembangunan yang terarah dan berbasis data. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga menjadi masukan strategis bagi perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas
pelayanan publik.
Melalui penguatan fungsi kajian dan evaluasi tersebut, BRIDA Kukar berupaya memastikan pelaksanaan program pembangunan daerah terus mengalami perbaikan. Dengan demikian, berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kukar. (Adv)
Editor : RF
Sumber : AND
