Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XLVI tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah kesiapan venue perlombaan dan ketersediaan akomodasi bagi seluruh kafilah serta tamu undangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan pengecekan terhadap sejumlah venue telah dilakukan bersama pengurus provinsi. Dari 12 venue yang ditawarkan sebagai lokasi perlombaan, terdapat beberapa catatan yang perlu ditindaklanjuti, terutama menyangkut kelayakan infrastruktur dan kenyamanan peserta.

Salah satu lokasi yang menjadi bahan pertimbangan adalah lapangan Taekwondo di Tenggarong Seberang. Lokasi tersebut disarankan sebagai alternatif apabila memungkinkan untuk digunakan. Namun, berdasarkan hasil peninjauan, masih diperlukan pembenahan cukup besar agar memenuhi standar pelaksanaan perlombaan.

“Bukan berarti lokasi tersebut tidak memungkinkan, tetapi memang membutuhkan upaya dan pembenahan yang cukup besar. Selain dinilai kurang terlindung, infrastrukturnya juga masih perlu banyak perbaikan. Karena itu, disarankan mencari tempat yang lebih representatif,” ujarnya Kamis (5/11/2026).

Sunggono menyebutkan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan lokasi alternatif lainnya. Sementara itu, penjelasan lebih teknis mengenai hasil pengecekan dan kebutuhan pembenahan venue akan disampaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar.

Selain kesiapan arena perlombaan, Pemkab Kukar turut memastikan ketersediaan tempat menginap bagi peserta dan tamu selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan hasil pendataan, terdapat sekitar 72 hotel, penginapan, dan homestay di Tenggarong yang telah diidentifikasi.

Akomodasi tersebut telah didistribusikan untuk 10 kabupaten/kota, termasuk tuan rumah Kukar. Pemerintah daerah juga telah memperhitungkan kebutuhan tempat menginap bagi Dewan Hakim Provinsi serta tamu dari pemerintah provinsi.

Bahkan, Sunggono mengaku telah meninjau langsung seluruh hotel dan penginapan yang direncanakan menjadi tempat akomodasi kafilah. Dari hasil pengecekan tersebut, seluruh tempat yang telah diidentifikasi dinilai siap digunakan.

“Di luar hotel dan penginapan yang sudah dialokasikan untuk kafilah, masih terdapat sekitar 352 kamar yang tersedia. Artinya, kapasitas penginapan di Tenggarong masih cukup memadai,” jelasnya.

Dengan asumsi setiap kamar dapat ditempati dua hingga tiga orang, ketersediaan tersebut dinilai masih mampu mengakomodasi tambahan tamu di luar kontingen peserta.

Pemkab Kukar berharap seluruh persiapan venue dan akomodasi dapat diselesaikan secara optimal sehingga pelaksanaan MTQH XLVI Kaltim 2026 berjalan lancar. Kesiapan tersebut menjadi bagian dari komitmen daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dan tamu yang datang ke Tenggarong. (Adv)

Editor: RF
Sumber : AND

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *