timesnuaantara.com.Samarinda– Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam menyediakan jasa kapal pandu di perairan Sungai Mahakam.
Diketahui, pada 30 Juni 2022 lalu Wali Kota Samarinda, Andi Harun telah meluncurkan dua unit jasa kapal pandu untuk beroperasi di Sungai Mahakam.
Dalam pengoperasian dua unit kapal tersebut, Pemkot Samarinda menjalin kerjasama dengan pihak Pelindo dan Perumda Varia Niaga.
Menurut Laila, dengan adanya kerjasama kedua perusahaan tersebut, maka diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Samarinda hingga miliaran rupiah.
“Pembagian bisnisnya nanti, misalnya kita (Perumda Varia Niaga) mendapat 100 persen penghasilan, kemudian dibagi untuk sewa kapal Pelindo dan juru mudinya. Mungkin bersihnya di kisaran 40 persen yang bisa kita dapatkan untuk daerah,” kata Laila.
Laila juga menilai, dengan peresmian kerjasama PT Pelindo selaku mitra yang memfasilitasi dua unit kapal untuk membantu kapal tongkang tersebut langsung dipimpin oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Disebutkan pula tak hanya membantu kapal untuk tongkang, namun juga bagi kapal besar bermuatan lainnya ketika terjadi Jembatan Achmad Amin dan Jembatan Mahakam IV.
Dari kegiatan dua kapal itu ditaksir akan meningkatkan keuntungan mencapai Rp 3 miliar selanjutnya akan dibagi sebanyak 40 persen. Ditaksir Perumda Varia Niaga akan dapat serapan penghasilan mencapai Rp 1,2 miliar perbulan dari aktivitas jasa bantuan kapal
“Varian Niaga juga sudah bermanuver, sehingga banyak harapan kita kedepannya selain untuk PAD juga bisa menjadi lebih mandiri,” tandasnya.Berita 28 Laila Fatihah Apresiasi Upaya Pemkot Luncurkan Dua Unit Kapal Pandu di Sungai Mahakam Samarinda- Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam menyediakan jasa kapal pandu di perairan Sungai Mahakam. Diketahui, pada 30 Juni 2022 lalu Wali Kota Samarinda, Andi Harun telah meluncurkan dua unit jasa kapal pandu untuk beroperasi di Sungai Mahakam. Dalam pengoperasian dua unit kapal tersebut, Pemkot Samarinda menjalin kerjasama dengan pihak Pelindo dan Perumda Varia Niaga. Menurut Laila, dengan adanya kerjasama kedua perusahaan tersebut, maka diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Samarinda hingga miliaran rupiah. “Pembagian bisnisnya nanti, misalnya kita (Perumda Varia Niaga) mendapat 100 persen penghasilan, kemudian dibagi untuk sewa kapal Pelindo dan juru mudinya. Mungkin bersihnya di kisaran 40 persen yang bisa kita dapatkan untuk daerah,” kata Laila. Laila juga menilai, dengan peresmian kerjasama PT Pelindo selaku mitra yang memfasilitasi dua unit kapal untuk membantu kapal tongkang tersebut langsung dipimpin oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Disebutkan pula tak hanya membantu kapal untuk tongkang, namun juga bagi kapal besar bermuatan lainnya ketika terjadi Jembatan Achmad Amin dan Jembatan Mahakam IV. Dari kegiatan dua kapal itu ditaksir akan meningkatkan keuntungan mencapai Rp 3 miliar selanjutnya akan dibagi sebanyak 40 persen. Ditaksir Perumda Varia Niaga akan dapat serapan penghasilan mencapai Rp 1,2 miliar perbulan dari aktivitas jasa bantuan kapal “Varian Niaga juga sudah bermanuver, sehingga banyak harapan kita kedepannya selain untuk PAD juga bisa menjadi lebih mandiri,” tandasnya.
