Timesnusantara.com – Samarinda.
Beberapa hari ini warga digegerkan dengan kejadian retaknya dinding diujung jalan Flyover Air Hitam Samarinda. Jl. Air Hitam, Samarinda.
Flyover Air Hitam yang disahkan tahun 2016 itu sempat mengalami kejadian serupa, dan sempat dilakukan perawatan ulang oleh dinas terkait.
Akan tetapi terulang kembali retaknya dinding ujung jalan Flyover Air Hitam ini, yang membuat Komisi III DPRD Samarinda turun tangan dan langsung menjadwalkan Sidak kelapangan untuk meninjau langsung terkait retaknya dinding Flyover tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Angkasa Jaya Djoerani mengatakan, Harus adanya solusi perencanaan yang besar, Ketua Komisi III lebih cendrung membuat Kanal-kanal baru dan Kolam yang lebih berpotensi yang bisa dimanage sedemikian rupa sehingga bisa mengatasi buka dan tutup air yang terbuang.
“Karena kalo kita banjir, air mahakam naik itu kita gak bisa apa-apa loh, walaupun drainase kita besar-besar, malah air mahakam naik ke darat kan,” Ucapnya.
Ketua Komisi III pun menyebut, solusi yang harus diatasi ketika air tergenang diseputaran flyover air hitam, harus ada nya Folder baru yang berpotensi menampung air skala besar yang mengalir kesana dan tidak langsung menuju sungai mahakam.
“Kita akan menyiapkan lahan yang cukup, membangun kolem berpotensi yang bisa kita siasati, yang bisa kita atur sedemikian rupa, kalo air mahakam naik, kolam kita tutup. Kalo air hujan misalnya banjir, mahakam banjir kolam kita tutup biar air ini mengalir ke kolam berpotensi ditampung dulu sementara oleh folder ini nanti begitu mahakamnya sudah turun, baru kita buka. Baru dia mengalir ke sungai mahakam.” Tutup Angkasa Jaya.
- Penulis RF
