Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.
Syukuran Graduation Magister S2 Keluarga Bani Mas’ud yang diselenggarakan di Selyca Mulia Hotel Jl. Bhayangkara, Kel. Bugis, Kota Samarinda. Sabtu, (24/9/2022).

Syukuran Bani Mas’ud dan atas gelar Studi Starata 2 (S2) yang telah didapat, sangat meriah. Lima bersaudara yaitu Hassanuddin Mas’ud, Rudy Mas’ud, Rahmad Mas’ud, Yuliana Mas’ud, dan Siti Aisyah Mas’ud, telah menyelesaikan Studi Starata (S2) yang diselenggarakan bertepat digedung 27 september di Universitas Mulawarman Samarinda.

Dalam pembukaannya, acara tersebut dibuka dengan pembacaan doa dari Ketua MUI Balikpapan, dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Rudy Mas’ud Anggota Komisi III DPR-RI berikut juga Rahmad Mas’ud Walikota Balikpapan, dilanjut dengan Hasanuddin Mas’ud Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur.

Acara tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus silahtuhrami dengan para keluarga besar Bani Mas’ud tak lupa juga dengan para dosen dan para kolega-koleganya.

Rudy Mas’ud mengatakan, “Hari ini yang datang keluarga besar kami, karena ada yang dibalikpapn, ada yang disamarinda, ada dijakarta dan kita bisa berkumpul ditempat ini sekaligus kami mengundang beberapa kolega-kolega kami, sahabat-sahabat kami , teman-teman kami, orang tua kami serta dosen-dosen kami,”

“Untuk melaksanakan rasa syukur takzim kami, hari ini kita melaksanakan kegiatan wisudawan dan wisudawati yang baru dilaksanakan tadi di universitas mulawarman digedung 27 september tadi, alhamdulillah selesai. Itu kami ungkapkan dengan rasa syukur mengundang temen-temen, guru-guru, termasuk juga dosen-dosen kami untuk kita menyampaikan rasa syukur sekaligus melaksanakan silahtuhrahmi silahtuhrohim,” Ungkapnya.

Hasanuddin Mas’ud menjelaskan, “Kegiatan ini dadakan ya, karena memang kita baru bisa melaksakan wisuda pada gelombang 3 ini, harusnya kan tahun lalu, 2 tahun yang lalu harusnya, tapi karena waktu dan kondisi akhirnya bisa terlaksana. Ini dadakan juga sifatnya,” Ucapnya.

Rahmad Mas’ud menambahkan, “Sebenarnya kami selesai tahun 2020, diangkatan 2017 tapi berhubung setelah selesai ini kami menginginkan wisuda secara tatap muka langsung, tapi dikarenakan pandemi tahun 2020, makanya kami undur wisuda kami dan alhamdulillah tahun ini digelombang 3 ini baru kita bisa diwisuda secara offline,”

Rahmad Mas’ud menegaskan, Bahwa Pendidikan sangat penting, peribahasa mengatakan “kejarlah ilmu sampai keliang lahat,” Pendidikan tidak mengenal usia, tidak mengenal umur, ilmu harus dikejar.

“Apalagi kami secara formal mengikuti dunia pendidikan ini sangat penting, ini menjadi panutan dan menjadi contoh bayangin kami ini semua panutan dan contoh dari daerah, seperti saya walikota, toh kami juga tidak komit dengan pendidikan berarti kami harus komit dulu kepada diri kami dan keluarga kami, baru kami akan menyampaikan kepada masyarakat, kami pun bertugas menjadi penjabat publik, toh tidak ada henti-hentinya mengejar ilmu, termasuk anak-anak kami semua,”

Mereka berharap, terkait Pendidikan ini bisa diimplementasikan kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur, Apalagi Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara, Mereka tidak menginginkan Anak-anak Asli Daerah kalah bersaing terhadap orang-orang diluar Kalimantan Timur terkait permasalahan pendidikan yang ada.

  • Penulis RF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *