Timesnusantara.com – Samarinda.
Pemkot Samarinda mewacanakan membangun terowongan di Gunung Manggah alias di Jalan Otto Iskandardinata untuk mengurai kemacetan dan lakalantas masih tahap perencanaan.
Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani mengatakan masih menunggu laporan fisik yang sampai saat ini belum mereka dapat.
Ia menuturkan, saat rapat bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Samarinda. Rencana pembangunan mega proyek yang senilai ratusan miliar tersebut tidak memiliki kendala sesuai dari hasil laporan.
“Kalau berjalan lancer, seharusnya dalam penyerapan anggaran tidak punya kendala. Dan seharusnya tidak ada hambatan dalam progres yang sudah direncanakan,” ucapnya, saat ditemui Kamis (10/11/222).
Meski begitu, pihaknya mengatakan akan kembali memanggil PUPR untuk memastikan kelanjutan dari megaproyek tersebut.
“Untuk kelanjutannya rencana nanti kita akan panggil PUPR untuk membahas progress,” ujarnya.
Meski demikian pihak legislatif belum menerima berkas dari Dinas PUPR namun jika memang terdapat kendala dalam perencanaannya maka wakil rakyat itu mengatakan akan memberikan perpanjangan waktu untuk melengkapi berkas.
“Kalau nanti sudah bertemu dan rapat, pasti mereka akan menjelaskan kendalanya apa,” pungkasnya.
