Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Konsep ideal pengembangan desain atau destinasi sektor pariwisata di Benua Etam (Kaltim) salah satunya adalah visi pembangunan Ekowisata berkelas dunia.

Visi tersebut untuk kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Sangat sejalan dengan apa yang dicita-citakan didalam tujuan pembangunan pariwisata Nasional maupun ruang lingkup Provinsi Kaltim.

Ekowisata atau biasa disebut dengan ekoturisme yang berada di Benua Etam perlu untuk terus dikembangkan oleh seluruh pihak.

Tak luput dari perhatian, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati berkomentar. Menurutnya, ekowisata daerah provinsi Kaltim perlu diberikan perhatian serius.

“Ekowisata ini bisa jadi salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan,” ungkapnya, Sabtu (12/11).

Ia menambahkan, pembangunan pariwisata harus memperhatikan nilai-nilai budaya yang menaungi kehidupan masyarakat lokal suatu kawasan.

Teknologi pembangunan pariwisata tentu harus memperhatikan pemanfaatan teknologi dalam pengembangannya disesuaikan dengan kondisi daerahnya berdasarkan wilayah pengembangannya. Sambungnya.

“Dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal, serta aspek pembelajaran dan pendidikan,” ucapnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa DPRD Kaltim telah memberikan dukungan kepada Pemprov Kaltim untuk bisa meningkatkan sektor ekowisata ini.

“Hal-hal yang kami support di DPRD Kaltim saat ini adalah bagaimana pemerintah, OPD berwenang, membangun infrastruktur dan konektivitas di daerah satu ke daerah lain. Sehingga mempermudah akses,” ujarnya.

Sektor Pariwisata, dipandang Puji dapat membantu meningkatkan devisa negara, apabila sewaktu-waktu Sumber Daya Alam (SDA) semakin terkikis.

Mempertimbangkan semua hal tersebut, ia berharap kepada Gubernur Kaltim Isran Noor, agar berikan perhatian kepada ekowisata Benua Etam dengan memasukkannya kedalam program-program yang akan dijalankan.

“Semoga Pak Gubernur dapat memasukkan sebuah program-program terkait peningkatan infrastruktur yang dibutuhkan, guna menaikkan daya tarik wisatawan domestik maupun luar negeri ke Kaltim,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *