Timesnusantara.com – Samarinda.
Pemberian insentif merupakan salah satu faktor yang cukup penting untuk menarik minat tenaga kesehatan.
Pemberian insentif bagi tenaga kesehatan adalah salah satu cara yang sering dilakukan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah untuk meningkatkan retensi tenaga kesehatan.
Namun besaran dan komponen insentif yang diberikan baik oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah sangat bervariasi sehingga kadang malah menjadi salah satu faktor perpindahan tenaga kesehatan itu sendiri.
Ahmad Sopian Noor menanggapi hal ini, menurutnya besaran insentif bagi tenaga kesehatan (Nakes) perlu ditingkatkan agar kesejahteraan nakes meningkat.
Pasalnya, besaran yang ada saat ini masih belum layak bagi para nakes. Dibuktikan dengan banyaknya keluhan dari nakes saat pelantikan Ikatan Perawat Kota Samarinda beberapa waktu lalu.
Meski demikian, Sofyan mengaku memahami kekuatan APBD Samarinda yang sejauh ini belum dapat mengabulkan tuntutan itu.
“Jadi kami mendorong agar Pemkot Samarinda dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),”kata Sofyan.
Sebagai legislator dirinya akan mengupayakan tuntutan bisa dikabulkan sesuai dengan fungsi dan tugasnya. Sofyan mengungkapkan bakal mengusulkan saat proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda 2023.
