Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Perusahaan daerah (Perusda) diingatkan wakil rakyat Kaltim untuk segera melakukan aktivasi terhadap pengolongan kapal.

Menurut Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud, apabila Pemprov Kaltim terlibat dalam aktivitas pengolongan kapal atau pemanduan kapal mengolongi jambatan, maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) ratusan miliar dalam kurun waktu sebulan dapat tercapai.

“Aktivitas itu guna mencari sumber baru yang berpotensi menghasilkan PAD,” bebernya.

Ia juga mengatakan, aset yang dimiliki Kaltim, sebenarnya terbilang cukup banyak. Namun, tidak banyak yang mampu memicu PAD, seperti diantaranya adalah jembatan panjang yang membelah Sungai Mahakam.

“Contoh jembatan, ada lima jembatan yang dilalui oleh ponton batu bara, atau kelapa sawit, yang mengangkut hasil komoditas dari Kaltim,” kata Hasan Masud.

Sebagai penutup, ia mengungkapkan, aktivitas pengolongan yang berpotensi kisaran ratusan miliar per bulan, sangat disayangkan, belum ditangkap oleh Pemprov Kaltim.

“Hal-hal itu yang akan terus kami perjuangkan. Itu akan kita bahas fokus di komisi yang membidangi,” tandas Hasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *