Timesnusantara.com – Samarinda.
Kota Samarinda sendiri mendapatkan hasil luar biasa dalam penanganan inflasi. Kota Samarinda mendapatkan penghargaan sebagai kota terbaik dalam pengendalian inflasi di seluruh wilayah Kalimantan.
Seluruh daerah pasti bekerja keras untuk mengendalikan inflasi. Inflasi sendiri terjadi apabila stok barang terbatas, namun permintaan akan barang tersebut menjulang tinggi.
Sejak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), dikhawatirkan dapat memacu lajunya inflasi saat ini. Namun saat ini, Pemkot Samarinda diketahui tengah fokus mengendalikan inflasi daerah. Sebab Pemerintah Pusat telah meminta agar daerah juga turut serta dalam menekan angka inflasi.
Tak heran belum lama ini Pemkot Samarinda mendapatkan bonus berupa Dana Insentif Daerah (DID) dari Kementerian Keuangan. Selain itu, diketahui saat ini Pemkot Samarinda juga menggelar operasi pasar murah dan gelar hasil pangan dan peternakan.
Markaca Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda mengapresiasi upaya Pemkot untuk mengendalikan inflasi di Kota Tepian. Politikus Partai Gerindra ini pun menilai langkah Pemkot Samarinda dapat membantu masyarakat dalam menghadapi situasi sulit perekonomian.
“Dengan adanya pasar murah masyarakat bisa sedikit berhemat. Apalagi ibu-ibu ruma tangga pasti sangat yang membutuhkan pasar seperti ini, karena sedikit harga menurun setidaknya dapat membantu masyarakat,” jelasnya.
Sehingga yang diperlukan ke depannya kata Markaca yaitu sinergitas dengan stakeholder dan Pemkot Samarinda sangat penting dilakukan dalam penanggulangan inflasi. Seperti keterlibatan Bank Indonesia maupun pihak lainnya yang berkaitan.
“Karena ini persoalan ini menimpa hampir seluruh wilayah di Indonesia. Sehingga Pemkot Samarinda tentu akan kerja keras untuk menekan inflasi daerah. Sehinnga tentunya ini tidak terlepas juga dari tindakan dan dukungan yang diberikan masyarakat kepada pemerintah,” pungkasnya.
