Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Angkasa Jaya Djoerani kini fokus menyoroti bencana banjir yang melanda Kota Samarinda.

Ia mengatakan seharusnya semua pihak bisa saling introspeksi saat menghadapi banjir yang datang setiap tahun itu.

Terbukti dengan adanya penanganan banjir yang merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Samarinda di bawah kepemimpinan Wali Kota Samarinda Andi Harun, pada tahun Anggaran 2022 ini dinilai berdampak baik.

Angkasa Jaya Djoerani mengatakan bahwa kegiatan penanganan banjir telah dilakukan Pemkot pada tahun ini dinilai telah menuju kesuksesan karena titik banjir dan genangan air di Kota Samarinda mulai berkurang.

Menurut dia koordinasi di lintas instansi harus tetap terjaga dan terus dilakukan. Ia berharap ke depannya di APBD Tahun 2023 mendatang, hal itu tidak terjadi di saat bencana melanda warga.

Pihaknya Komisi III menginginkan agar APBD tahun 2023 mendatang untuk melanjutkan penanganan banjir supaya lebih efektif dan memberikan hasil yang lebih optimal.

“Saat ini apa yang sudah dicapai bapak Wali Kota memang belum menghilangkan banjir, tetapi upaya beliau sudah bisa mengurangi genangan air,” ungkapnya.

Angkasa membeberkan progres penanganan banjir di beberapa titik sudah menunjukan hasil yang baik tinggal titik yang memang terbilang kompleks maka harus segera ditangani

Tak hanya itu, ia berharap, kawasan daerah rawan banjir di Kota Tepian ini bisa semakin menyusut seperti yang diharapkan masyarakat.

“Yang dulu sehabis hujan air selalu menggenang, sekarang mungkin genangannya hanya sebentar saja dan mudah-mudahan tahun ini akan lebih luar biasa lagi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *