Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUKAR.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara menargetkan menggelar operasi pasar murah di tahun 2023 di 300 titik.

Upaya ini dilakukan pemerintah untuk menekan inflasi, dan pengendalian harga bahan pokok.

Untuk merealisasikan kegiatan operasi pasar murah tersebut, Disperindag Kukar mengalokasikan anggaran kisaran Rp1,6 miliar. Anggaran tersebut, merupakan dana yang disiapkan pemerintah untuk mensubsidi ongkos angkut.

”Target kita di 2023 ini, ada 300 titik operasi pasar murah, Sampai saat ini sudah kita laksanakan di 58 tempat,” kata Kepala Disperindag Kukar Arfan Boma, Selasa (17/10/2023).

Arfan Boma menegaskan, bahwa pada Desember 2023 nanti target operasi pasar murah bisa rampung. Pihaknya sudah melakukan maping perencanaan untuk tempat, tersebar disejumlah kecamatan di Kutai Kartanegara.

Diakuinya bahwa pelaksanaan operasi pasar murah, terdapat kendala distribusi terutama pada lokasi rawan pangan seperti di Kecamatan Muara Kaman dan Anggana, sebab didua kecamatan tersebut indeks rawan pangan cukup tinggi.

“Untuk mengatasi persoalan distribusi, kita nanti akan mengggandeng Dinas Perhubungan, dalam hal penyediaan sarana transportasi,”terang Arfan Boma.

Arfan Boma memastikan, Disperindag Kukar berupaya memastikan agar program subsidi ongkos angkut ini dapat memangkas hingga 40% dari harga bahan pokok, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui program operasi pasar murdah, diharapkan dalam mendekatkan pangan dengan harga murah ke masyarakat yang membutuhkan.”katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *