Bagikan 👇

Timesnusantara.com- Kalimantan Timur. Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan penyertaan modal sebesar Rp3,55 triliun kepada PT Bank Pembangunan Daerah atau BPD (Bankaltimtara)

Seno berharap dengan penyertaan modal tersebut menjadikan Pemprov Kaltim sebagai pemegang saham terbesar yakni 51 persen di PT Bank Pembangunan Daerah.

“Pada APBD perubahan 2023 ini penambahan modal untuk Bank Kaltimtara mencari Rp3,5 triliun dan di APBD Murni Rp500 miliar. Yang kita harapkan mereka bisa memberikan kontribusi dividen yang signifikan bagi daerah,” ungkapnya.

Pihaknya bahkan mendorong Bankaltimtara untuk go publik karena peningkatan modal tentunya akan mencerminkan peningkatan pelayanan masyarakat dan kinerja yang lebih baik, serta berinovasi di masa depan.

“Saya mohon untuk bersama-sama menjelaskan terkait penggunaan anggaran yang telah dialokasikan itu untuk apa saja, intinya transparan,” ujarnya.

Politisi partai Gerindra ini juga mengungkapkan, dengan tambahan modal sebesar itu semoga dapat memberikan manfaat bagi Kaltim, termasuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal dan berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Penambahan modal ini kiranya memberikan banyak manfaat nyata bagi daerah termasuk juga peningkatan tambahan modal bagi Bank Kaltimtara dan beberapa Perusda yang ada,” Jelasnya.

Penulis Nur Faradita | Editor Eka Mandiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *