Timesnusantara.com- Kalimantan Timur. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menyoroti tantangan serius dalam sektor pendidikan terkait jumlah guru yang terbatas di beberapa sekolah dan kondisi ruang belajar yang masih sederhana.
“Selama ini masih banyak sekolah yang di mana jumlah guru sangat terbatas, dan ruang belajarnya masih sederhana. Karena itu, pentingnya distribusi guru secara merata di semua daerah untuk memastikan setiap siswa mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya, Selasa (28/11/23).
Pria yang sering disapa Hamas itu, mengungkapkan
bahwa beberapa sekolah di Kaltim belum memenuhi syarat dasar sarana prasarana pendidikan.
“Minimnya fasilitas seperti ruang belajar, laboratorium, dan pusat penelitian menjadi kendala dalam menyelenggarakan pendidikan yang optimal,” tuturnya.
Hamas menekankan, dalam menghadapi tantangan ini, seluruh pihak perlu memberikan perhatian yang tepat kepada sektor pendidikan, ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menciptakan fondasi pendidikan yang kuat dan menyeluruh di Kalimantan Timur.
“Dengan perhatian yang lebih besar terhadap sektor pendidikan, generasi penerus bangsa dapat disiapkan dengan baik untuk masa depan yang lebih baik. Dan untuk sarana pendidikan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan anak-anak,” tutupnya.
Penulis : Nur Faradita
