Bagikan 👇

Timesnusantara.com- Kalimantan Timur. Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Muhammad Samsun mengapresiasi, tradisi petani menanam padi di lereng gunung yang masih dijalankan masyarakat di Kampung Putak, Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

“Ketika saya melihat kegiatan tradisi ini, saya tak bisa berkata apa-apa lagi, petani di Kampung Putak patut diberi apresiasi dan Mendapat empat jempol,” ungkapnya.

Menurut Samsun, Desa lain bisa mengadopsi tradisi ini, karena tak hanya sisi ketahanan pangan, melainkan melestarikan adat dan budaya serta bisa menjadi magnet wisata Kukar.

“Pesta Panen Padi Gunung dan Nutuq, bahapm yang dijadikan wisata budaya berupa upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat setempat saat memanen padi gunung sehingga pengunjung bisa menyaksikan prosesi upacara adat, menikmati kuliner khas, dan berinteraksi dengan masyarakat setempat,” tuturnya.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan bahwa, upacara ini merupakan wujud syukur kepada Tuhan atas hasil panen.

“Masyarakat juga membuat Bahapm, yaitu kuliner dari ketan muda yang dimasak dengan santan dan gula merah, dengan kekayaan ragam budaya dan alamnya ayo berkunjung ke Kampung Wisata Putak,” Pungkasnya.

Penulis Nur Faradita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *