Timesnusantara.com- Kalimantan Timur. Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin, mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim agar benar-benar memberi perhatian besar pada bidang kebudayaan terkhusus Kaltim yang telah memberikan warna tersendiri dalam perkembangan peradaban manusia.
“Saya melihat adanya pengabaian terhadap budaya di Benua Etam, baik dari sisi program apalagi penganggarannya, padahal budaya merupakan eksistensi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Tanpa budaya, masyarakat akan tercerabut dari akarnya,” ungkapnya.
Karena hal itu, Salehuddin menegaskan, agar bagaimana pihak terkait memikirkan dan melahirkan peta jalan untuk pengembangan dalam aspek budaya dan semua pihak berkewajiban ikut serta untuk benar-benar memberi perhatian besar terhadap eksistensi mendasar dalam kehidupan bermasyarakat .
“Namun, yang kami lihat Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu, benar-benar memang tidak sepenuhnya melihat bidang ini secara serius. Terlihat dari sisi program dan anggaran yang digulirkan, meskipun telah dilakukan audiensi untuk bagaimana menempatkan posisi kebudayaan sebagai aspek yang utama,” tuturnya.
Dalam hal ini, Ia menyinggung perhatian unit pelaksana teknis (UPT) yang menurutnya timpang dan seolah bidang kebudayaan dinomorduakan.
Akhirnya, Politisi Partai Golkar itu berharap, pemprov juga fokus memikirkan langkah-langkah konkrit pengembangan di wilayah ini. Meskipun anggaranya tidak terlalu besar, minimal separuhnya difokuskan pada program terkait dengan pengembangan kebudayaan.
Penulis : Nur Faradita
