Bagikan 👇

Timesnusantara.com- Kalimantan Timur. Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra menyoroti terkait gagalnya Kota Samarinda
meraih Piala Adipura.

Samri menilai, Kota Samarinda belum mendapatkan Piala Adipura, karena belum mampu menangani persoalan sampah dengan baik.

“Samarinda masih memiliki banyak kasus penumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) sementara. Tak main-main, apabila belum diangkut petugas, sampah di Samarinda bisa setinggi orang dewasa. Sangat mengganggu masyarakat sekitar,” ungkap Samri.

Hal inilah yang selalu dikeluhkan oleh masyarakat Seperti, yang disampaikan masyarakat Kelurahan Mangkupalas, RT 14, Samarinda Seberang, kepada dirinya.

“Warga datang melapor ke rumah, kalau sampah sudah menumpuk belum diangkut. Setelah saya cek, memang benar sampahnya numpuk dan menutupi jalan. Inikan sebagai bukti, bahwa Samarinda belum pantas mendapatkan Piala Adipura,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, dikatakan Samri, akan segera melakukan pemanggilan kepada dinas lingkungan hidup (DLH).

“Kita akan segera panggil sebab, sudah banyak yang mengeluhkan persoalan ini, tak hanya dari masyarakat, pun dari kalangan mahasiswa,” tuturnya

Sebagai informasi, Piala Adipura adalah penghargaan bergengsi secara nasional yang diberikan kepada kabupaten atau kota yang berhasil meraih prestasi tertinggi dalam program kebersihan dan keindahan lingkungan. Tahun ini, Bontang kembali meraih penghargaan tersebut.(ADV/Dita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *