Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUKAR. Acara Gerakan Etam Mengaji (Gema) Idaman tahun ini berhasil diselenggarakan di halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, tepatnya di Kawasan Budaya Tenggarong, pada Senin (1/4/24). Gema Idaman ini mengangkat tema “Meraih Berkah Ramadhan Dengan Mengaji Al Qur’an”.

Diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Kukar Edi Damansyah, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Kepala Disdikbud Thauhid Aprilian Noor, Kabag Kesra Dendy Irawan, dan para undangan lainnya.

“Alhamdulillah tahun ini memang ada sedikit pergeseran tempat pelaksanaan gema. Ini tahun ketiga, tahun sebelumnya kita mengadakan di kawasan Taman Kota Raja Tenggarong dan tahun ini karena kita mengambil dikawasan budaya.” kata Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Aprilian Noor

Diketahui bahwa di sekitaran kedaton dan museum sudah ditetapkan sebagai kawasan budaya. Kawasan budaya adalah wilayah kedaton seputar sampai ke museum Mulawarman adalah kawasan budaya yang beberapa waktu lalu telah ditetapkan oleh pemkab kukar dengan kesultanan kutai kartanegara

“Jadi tahun ini kita ambil tema tetap meraih berkah ramadhan. Dan harapannya karena ini dilaksanakan di kawasan budaya Tenggarong ini, gema ini menjadi budaya jadi mengaji itu bagian dari budaya. Karena ini adalah program bupati bagian dari misi mewujudkan Kukar yang mulia, unggul dan berbudaya salah satunya adalah kegiatan gerakan Etam mengaji.” tutupnya

Sementara Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan rasa terima kasih atas kelancaran pelaksanaan kegiatan mengaji ini. Ia mengapresiasi kesungguhan dalam menjalankan kegiatan mengaji, baik di sekolah-sekolah maupun di rumah-rumah, termasuk di lembaga-lembaga Taman Pendidikan Al Qur’an dan pondok pesantren.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membaca, memahami, dan mengimplementasikan ajaran Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta merupakan momentum ketiga kalinya pada bulan Ramadhan,” ungkap Edi.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk terus mendorong semangat belajar dan mengamalkan ajaran Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta mengucapkan terima kasih kepada para ustaz, guru, serta pelajar yang hadir dalam acara ini.

“Semoga kegiatan kita ini dapat menjadi amal ibadah yang mendapat ridho dan berkah Allah SWT. Terima kasih atas perhatiannya,” tutupnya (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *