Timesnusantara.com, KUKAR – Kelurahan Timbau di Kecamatan Tenggarong akan menggelar pelatihan Digitalisasi Pelayanan Publik (Disapa) sebagai bagian dari implementasi program Rp 50 Juta per RT. Hal ini disampaikan oleh Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhans.
Marten menyatakan bahwa realisasi program Rp 50 Juta di tahun ini belum terlaksana karena perubahan terkait bendahara dan keluarnya SK KPA baru pada pertengahan Mei.
“Mungkin baru minggu ini kegiatan bisa direalisasikan,” jelasnya.
Ada tiga termin dalam program ini. Pada termin pertama, akan direalisasikan Rp 12,5 juta per RT yang digunakan untuk kegiatan pelatihan, gotong royong, dan sejumlah operasional RT.
“Selain itu, akan ada pelatihan terkait aplikasi Disapa Idaman yang berhubungan dengan administrasi, kependudukan, dan RT.” imbuhnya
Tahun lalu, realisasi program Rp 50 Juta per RT di Kelurahan Timbau digunakan untuk kegiatan gotong royong dan pengadaan tong sampah berdasarkan usulan masyarakat yang menginginkan lingkungan bersih dan bebas sampah.
Gotong royong di Kelurahan Timbau sudah dilaksanakan di seluruh RT dan akan terus berlanjut hingga akhir Mei. “Selain membersihkan sampah di lingkungan sekitar, juga ada kegiatan pemberian bantuan kepada warga pra sejahtera,” jelas Marten.
Bantuan ini merupakan hasil kerjasama dengan beberapa dinas terkait seperti Dinas Sosial dan BASNAS. Bantuan ini ditujukan untuk masyarakat prasejahtera dan warga RT 12 yang terdampak musibah tanah longsor.
“Untuk pembagian tempat sampah melalui dana RT lewat program Rp 50 Juta per RT. Ini merupakan salah satu bentuk realisasinya. Tempat sampah dibagikan di RT 22 Jalan Arwana yang merupakan usulan tahun lalu,” ujarnya. (Adv)
