Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR. Sebagai upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah menjalin kerjasama beasiswa dengan beberapa perguruan tinggi dan perusahaan. Langkah ini diharapkan mampu memajukan pendidikan di Kukar.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menjelaskan bahwa Program Beasiswa Kukar Idaman melibatkan berbagai institusi pendidikan. Salah satunya adalah Telkom University, yang akan membiayai penuh pendidikan 20 mahasiswa dengan jurusan informatika, sistem informasi, dan MBTI selama 8 semester atau 4 tahun, dengan syarat minimal IP 3,0.

Selain itu, ada juga kerjasama dengan Universitas Islam Indonesia (UII) yang menyediakan beasiswa bagi 20 mahasiswa. Proses seleksi beasiswa kerjasama ini terdiri dari dua tahap: seleksi administrasi yang difasilitasi oleh Bagian Kesra dan seleksi akademik yang dilakukan oleh perguruan tinggi terkait.

“Untuk Telkom University sudah ada pengumuman, sementara UII Yogyakarta dan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) masih dalam proses pengumuman. UII Yogyakarta akan menawarkan beasiswa untuk jurusan psikologi, sedangkan STPN akan memberikan beasiswa untuk program D1 dan D4 di bidang pertanahan,” ungkap Dendy.

Kerjasama berikutnya adalah dengan Perguruan Tinggi Ilmu Quran (PTIQ) dan Institut Ilmu Quran (IIQ). PTIQ telah mengumumkan 7 penerima beasiswa, sementara IIQ akan memberikan beasiswa kepada sekitar 20 mahasiswa.

Untuk jenjang SMA sederajat, Pemkab Kukar bekerja sama dengan SMK Wikrama Garut, dengan rencana pembiayaan untuk 10 siswa. Kriteria penerima beasiswa mencakup siswa prasejahtera, yatim, piatu, dan siswa berprestasi, dengan prioritas utama diberikan kepada siswa prasejahtera dan yatim/piatu.

Ini merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah, SMK Wikrama, dan perusahaan di sektor pertambangan dan perkebunan. Sebelumnya, angkatan pertama dibiayai oleh dinas pertambangan, dengan 7 siswa menerima beasiswa. Angkatan kedua melibatkan 17 siswa, termasuk 15 siswa dibiayai oleh perusahaan pertambangan dan 2 siswa oleh perusahaan perkebunan, serta 3 siswa dibiayai oleh APBD.

“Tahun ini, 10 siswa akan dibiayai oleh APBD, dan 7 siswa oleh sektor perusahaan pertambangan. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak siswa yang mendapat kesempatan beasiswa,” tutup Dendy.

Dengan berbagai kerjasama ini, Pemkab Kukar berharap dapat meningkatkan kualitas SDM di wilayahnya dan memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi warganya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *