Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR. Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sedang memaksimalkan potensi lokal untuk meningkatkan nilai jual produk unggulan mereka. Salah satu produk yang sudah terkenal adalah gula aren dari Desa Tuana Tuha.

Pihak kecamatan memberikan berbagai bentuk bantuan kepada desa tersebut agar produksinya terus meningkat. Bantuan ini termasuk pendampingan dan kolaborasi dengan OPD terkait, mulai dari pengolahan produk, pengemasan, hingga pemasaran.

Camat Kenohan, Kaspul, menyatakan bahwa produk gula aren sudah banyak dikenal dan pengembangan pohon aren sebagai bahan baku gula terus dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan yang cukup. Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan akan aren meningkat seiring dengan peluang pasar yang semakin besar.

“Peluang ini harus dimanfaatkan dengan meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk olahan gula aren dan turunannya. Hal ini akan meningkatkan permintaan pasar serta pendapatan petani dan ekonomi masyarakat Desa Tuana Tuha Kecamatan Kenohan dan sekitarnya,” ujarnya baru-baru ini.

“Kami bersyukur Desa Tuana Tuha telah membentuk kelompok masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Gula Aren Kampung Belayan yang telah di-SK-kan oleh Bupati Kutai Kartanegara,” tambahnya.

Kaspul juga menekankan pentingnya peningkatan nilai tambah dari produk gula aren, peningkatan mutu, dan mempermudah pemasaran untuk meningkatkan pendapatan petani gula aren di Desa Tuana Tuha.

Gula aren dari Desa Tuana Tuha telah memiliki pangsa pasar yang baik dan saat ini sudah masuk ke Hotel Four Point di seluruh Indonesia. Produk gula aren yang dihasilkan oleh Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kampung Belayan juga sedang dalam proses verifikasi lapangan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.

“Dengan adanya sertifikasi gula aren Tuana Tuha dari Kementerian Hukum dan HAM RI, perlu didorong pembentukan kelembagaan ekonomi petani dalam bentuk koperasi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan akses pasar, permodalan, dan produksi gula aren,” ungkapnya.

Ia berharap upaya yang dilakukan selama ini dapat membantu para pelaku usaha di bidang pengolahan gula aren sehingga pemasaran produk ini tidak mengalami kendala. Koperasi yang akan dibentuk diharapkan dapat menjadi wadah pemasaran bagi pengolah gula aren.

“Kami juga berharap bukan hanya gula aren saja yang bisa berkembang, namun produk lainnya seperti sektor perikanan juga dapat dimaksimalkan dan menjadi produk unggulan di Kecamatan Kenohan,” tutupnya (Adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *