Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda menggelar nonton bareng film ‘Tepatilah Janji’ di di halaman Pondok Pesantren Nabil Husen, pada Selasa (22/10/2024).
Film tersebut sengaja diputar untuk menyebarkan pesan kepada masyarakat agar sadar politik.
Di sisi lain, film itu juga dimaksud untuk menarik perhatian pemilih pemula agar mau menyalurkan hak pilihnya di hari pencoblosan pada 27 November 2024 mendatang.
Dalam acara ini, dihadiri oleh perangkat pelaksana pemilihan, termasuk PPK dan PPS, yang berkomitmen mendukung upaya pendidikan pemilih. Dengan total peserta mencapai 1.227 orang.

Komisioner KPU Samarinda, Yustiani, mengatakan, film ini diputar secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk sosialisasi KPU.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi KPU RI untuk memberikan edukasi kepada generasi muda. Kami ingin pemilih pemula dapat lebih bijak dalam menentukan pilihan mereka,” katanya.
Film ini sengaja diputar para hari ini yang juga bertepatan dengan Hari Santri Nasional. Kemudian akan diputar kembali pada di perguruan tinggi.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berlangsung di pesantren, tetapi juga menjangkau mahasiswa untuk memperluas jangkauan edukasi,” ujarnya.
Yustiani menyampaikan, banyak makna yang bisa dipetik dari film tersebut, film ini sebagai alat untuk membantu masyarakat, khususnya pemuda, memahami pentingnya memilih pemimpin yang tepat.
“Para pemilih pemula diedukasi soal dinasti politik, bagaimana bersikap saat ada politik uang, dan film ini dirancang untuk mendidik dan memotivasi masyarakat agar lebih selektif dalam menentukan pilihan,” pungkasnya.
Penulis Dita
