Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Ratusan pebasket dari kategori usia pelajar SMP dan SMA/sederajat ambil bagian dalam turnamen terbuka bertajuk Piala Gubernur Kaltim 2024.
Telah berlangsung sepekan sejak 26 September sampai 6 Oktober 2024. Penyelenggaraan digelar di Gelora Kadrie Oening Jalan Wahid Hasyim 1 Kelurahan Sempaja Selatan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Rasman Rading mengungkapkan, kejuaraan ini merupakan salah satu upaya untuk mencari dan mengembangkan atlet-atlet potensial Kalimantan Timur yang dapat mewakili daerah dalam kejuaraan nasional di masa mendatang.
“Kejuaraan ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga bertujuan untuk memberikan pembinaan secara sistematis, khususnya bagi atlet muda,”
“Kami ingin memastikan bahwa atlet muda mendapatkan pengalaman dan pelatihan yang memadai agar dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Rasman, Selasa (1/10/24).
Pemprov Kalimantan Timur berkomitmen, untuk memperbanyak kejuaraan di tingkat provinsi sebagai langkah strategis dalam mengidentifikasi dan mengukur kemampuan daya juang serta daya tanding atlet dari berbagai cabang olahraga.
“Kami menyadari bahwa jika atlet tidak sering berpartisipasi dalam kejuaraan, mereka mungkin akan merasa terkejut dan kurang siap saat menghadapi kompetisi di tingkat nasional. Oleh karena itu, kami berusaha untuk menyediakan lebih banyak kesempatan bertanding,” jelas Rasman.
Lebih lanjut, dikatakan Rasman, setelah kejuaraan basket, akan dilaksanakan turnamen bola voli dari 12 hingga 20 Oktober, yang melibatkan peserta dari usia pelajar SMP, SMA, dan umum.
“Turnamen ini juga merupakan langkah awal untuk menyiapkan atlet menuju pra-Popnas, dengan delapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan, termasuk bola voli, sepak bola, bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, tinju, silat, dan takraw,”pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Rasman berharap, dapat muncul bibit-bibit unggul yang siap bersaing di pentas nasional. Dan juga, dukungan dari semua pihak terkait dapat terus mengalir, sehingga kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana prestasi olahraga di Kalimantan Timur.(ADV/Dispora Kaltim)
