Timesnusantara.com – Samarinda. Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kalimantan Timur, Rusmulyadi, memberikan apresiasi kepada para pemuda yang hadir dalam pembukaan Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024 di GOR Kadrie Oening, Sempaja.
Ia menilai semangat tinggi para pemuda menjadikan acara tersebut berjalan sukses dan damai.
Acara pembukaan dimeriahkan dengan penampilan band legendaris Tipe-X yang berhasil menarik perhatian dan antusiasme pengunjung.
“Saya bangga atas kehadiran pemuda yang tertib dan menikmati acara hingga akhir tanpa kerusuhan,” ujar Rusmulyadi, Jumat (27/10/2024), saat ditemui usai acara pembukaan Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024.
Rusmulyadi berharap antusiasme generasi muda terhadap musik dapat menjadi cerminan semangat mereka dalam pembangunan Kaltim. Ia juga menegaskan kehadiran dan kontribusi pemuda dalam acara tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga kesempatan untuk menyuarakan ide-ide mereka untuk memajukan daerah.
“Semoga antusiasme mereka terhadap musik dapat berlanjut pada semangat pembangunan Kalimantan Timur,” tambahnya.
Pekan Raya Pemuda tahun ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi kegiatan serupa di tahun mendatang. Dispora Kaltim menargetkan ke depannya acara ini dapat lebih besar, lebih meriah, dan dengan partisipasi yang lebih banyak lagi dari pemuda Kaltim.
“Jika tahun ini ada 60 stand, kita harapkan tahun depan bisa lebih dari itu. Sesuai harapan Sekda, acara ini harus berkembang namun tetap berkualitas,” ucap Rusmulyadi.
Pilihan band Tipe-X sebagai pengisi acara malam pembukaan merupakan upaya Dispora Kaltim untuk menjangkau berbagai generasi. Rusmulyadi mengungkapkan alasan nostalgia, sekaligus melihat band tersebut sebagai penghubung lintas usia.
“Sejak kuliah saya sudah suka Tipe-X, dan kali ini kami memilih mereka karena kami rasa musik mereka cocok untuk lintas generasi,” jelasnya.
Acara tersebut akan berlangsung hingga 28 November, dan Dispora Kaltim mengajak masyarakat, khususnya Samarinda, untuk melihat berbagai karya pemuda Kaltim dalam pameran.
“Ada banyak karya menarik, salah satunya yang membanggakan adalah kopi Berau. Kita tahu kopi Toraja atau kopi Aceh, namun kopi Berau memiliki rasa khas buah yang patut dicoba,” pungkas Rusmulyadi.
