Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Menelusuri Gua-Gua Eksotis Di Kalimantan Timur
Kalimantan Timur punya banyak gua alam yang eksotis dan menantang untuk dikunjungi. Di dalamnya ada berbagai keindahan.

Banyak destinasi wisata di Kalimantan Timur yang menjanjikan petualangan menantang, mulai dari wisata bahari hingga wisata alam. Salah satu wisata alam yang menarik ialah penelusuran gua.

Kalimantan Timur punya banyak sekali gua eksotis yang menanti untuk dijelajahi. Tak sekedar jalan-jalan, wisata gua pasti bakal memberikan pengalaman yang tidak terlupakan.

Gua-gua apa saja yang menarik untuk ditelusuri? Berikut rekomendasi lima gua di Kalimantan Timur yang harus kalian kunjungi.

Gua Aji Mangku
Gua Aji Mangku yang berada di Pulau Maratua punya spot akitvitas cave tubing, seperti yang ada di Gua Pindul, Yogyakarta. Gua Aji Mangku lokasinya berada di tengah hutan dan butuh jiwa petualang untuk mengunjunginya.

Gua ini selalu membuat rasa takjub bagi setiap pengunjungnya, dengan airnya yang benar-benar jernis, membuatnya semakin istimewa. Wisatawan bisa bersnorkeling maupun berenang, atau bisa juga cave tubing menggunakan ban pelampung.

Akan lebih mengasyikkan saat wisatawan menyusuri setiap arah aliran airnya yang berhiaskan suguhan tebing terjal serta asrinya alam hutan di Pulau Maratua.

Gua Beloyot
Di dalam Gua Beleyot pernah ditemukan lukisan telapak tangan yang diperkirakan berusia sudah lebih dari 10.000 tahun lamanya. Sebab itulah, Gua Beleyot dianggap sebagai jejak manusia Indonesia.

Selain ornamen purbakala yang memiliki nilai begitu tinggi, di Gua Beleyot juga terdapat stalagmit dan stalaktit yang semakin menambah keindahan Gua Beleyot.

Untuk menuju tempat wisata ini, wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam melewati hutan belantara yang masih begitu rapat dan terjaga keasriannya. Gua Beleyot berada di Kampung Merabu, di dalam wilayah Kecamatan Kelay.

Gua Mulut Besar
Ada hal menarik ketika wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Kampung Merasa. Sebelum wisatawan masuk ke Desa Wisata Kampung Merasa, wisatawan akan disambut oleh Gua Mulut Besar atau Gua Kelelawar yang akan membuat takjub.

Gua ini memiliki pintu yang cukup besar dengan tinggi 10 meter dan lebar 20 meter. Meskipun pintu gua cukup besar, tapi keadaan di dalamnya lumayan gelap dan wisatawan diharuskan untuk membawa bantuan penerangan seperti senter.

Suguhan dinding gua yang terbuat berjuta-juta tahun lamanya begitu indah untuk dipandang. Hampir setiap sudut gua dipenuhi oleh kelelawar, sehingga wisatawan diwajibkan menggunakan alas kaki dan juga masker.

Ada beberapa hal yang cukup perlu diperhatikan dan butuh tindakan tegas. Hal yang merusak gua perlu diperhatikan. Di sini cukup banyak coretan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak mau tahu akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Gua Permata
Tak hanya menyajikan pesona pantai serta kawasan konservasi hiu tutul di perairan Talisyan, Kecamatan Talisyan yang berada di Kampung Capuak juga anugerahi dengan adanya gua vertikal yang bernama Gua Permata.

Untuk memasuki gua wisatawan harus menggunakan tali dan menuruninya dari atas dan cukup memberikan tantangan. Selain itu, gua ini juga cocok untuk dijadikan spot foto yang keren, apalagi siluet cahaya tercipta dari mulut gua yang di atas memantulkan cahaya yang cukup keren untuk sebuah karya fotografi.

Gua Lungun
Desa Merabu yang berada di dalam wilayah Kecamatan Kelay masuk di kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat. Maka, cukup banyak ditemukan gua-gua yang berada di tebing-tebing perbukitan. Salah satunya ada Gua Lungun.

Gua Lungun menjadi tempat pemakaman suku Dayak Kuno. Bahkan, hingga kini masih terdapat beberapa tulang kerangka mayat yang konon usianya sudah ratusan tahun. Untuk bisa melihatnya lebih dekat, wisatawan harus menaiki tangga yang cukup tinggi karena mulut guanya sendiri terletak di tebing.

Cukup menarik memang, selain wisatawan bisa menikmati keindahan alam, wisatawan juga bisa mengenal lebih jauh lagi akan sejarah maupun tradisi dari suku Dayak.

Gua Sembat
Tak hanya Gua Aji Mangku saja yang berada di Pulau Maratua, tetapi ada lagi gua yang berada di tengah hutan tropis tersebut, yakni Gua Sembat. Gua Sembat lebih sempit tapi memiliki kedalaman yang lumayan, yakni sekitar 3 meter.

Untuk mengunjungi objek wisata ini, wisatawan harus berjalan kaki sekitar 2 kilometer dari Desa Bohe Silian. Tapi tenang saja, wisatawan dijamin tidak akan merasa kelelahan karena panorama yang disuguhkan hutan yang masih alami. Wisatawan juga bisa bertemu monyet yang cukup langka dan jarang dijumpai selama perjalanan.

Gua Sanginau
Tidak hanya di Gua Aji Mangku saja, Kecamatan Batu Putih juga memiliki spot untuk cave diving, yakni Gua Senginau. Gua yang memiliki aliran sungai di dalamnya ini sangat menarik untuk ditelusuri.

Pasti bagi wisatawan Gua Sanginau ini bisa dimanfaatkan untuk berenang maupun menyelam dengan bebasnya.

Saat ini, objek wisata di Kalimantan Timur ini memang cukup ramai dikunjungi wisatawan, apalagi lokasinya juga cukup berdekatan dengan Telaga Biru Tulung Ni Lenggo yang tengah menjadi primadona di media sosial.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *