Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Mangkurawang Darat Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menyimpan potensi besar di sektor pertanian dan perikanan.

Wilayah ini tidak hanya subur untuk tanaman pangan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam budidaya madu kelulut.

Lurah Mangkurawang, Ardiansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengembangkan budidaya madu kelulut seluas lebih dari satu hektar yang dikelola oleh koperasi setempat.

“Madu kelulut ini sudah siap dipasarkan dalam kemasan yang menarik,” ujarnya, Rabu (6/11/2024).

Selain madu kelulut, pemerintah kelurahan juga tengah fokus mengembangkan budidaya ikan dengan bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar.

“Kami telah mengajukan permohonan bantuan berupa ces, ketinting, keramba sungai, dan terpal untuk mendukung kegiatan budidaya ikan,” ungkap Ardiansyah.

Untuk menjaga produktivitas pertanian, pemerintah kelurahan juga secara rutin melakukan normalisasi sungai dan pembersihan anak sungai.

“Upaya ini bertujuan untuk mencegah banjir dan menjaga kualitas air persawahan,” jelasnya.

Ardiansyah optimis bahwa potensi Mangkurawang Darat akan semakin berkembang setelah wilayah ini resmi menjadi desa mandiri.

“Sebagai desa, kita akan memiliki kewenangan yang lebih besar dalam mengatur penggunaan anggaran desa,” ujarnya.

Dengan adanya anggaran desa, pemerintah desa dapat mengalokasikan dana untuk pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan dan peningkatan fasilitas umum. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Mangkurawang Darat.

“Kami berharap Mangkurawang Darat dapat menjadi desa yang mandiri dan sejahtera. Dengan adanya anggaran desa, kita bisa lebih fokus dalam mengembangkan potensi yang ada di wilayah kita,” tutup Ardiansyah. (Adv)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *