Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Pemerintah Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), resmi meluncurkan dua program andalan, yakni Pemberian Makanan Bergizi (PMB) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), sebagai langkah strategis mengatasi stunting.

Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, menjelaskan bahwa program PMB merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan dan Desa (DPMD) Kukar dengan PKK Kecamatan.

Kata dia, program ini bertujuan untuk memberikan intervensi komprehensif terhadap balita yang mengalami kekurangan gizi dan gizi buruk.

“Perkembangan penanganan stunting di wilayah ini menunjukkan hasil yang cukup baik, berkat dukungan anggaran perubahan dari pemerintah kabupaten untuk program PMB,” ungkap Hery, Rabu (20/11/2024).

Hery menambahkan, intervensi dilakukan selama 56 hari dan telah mencakup seluruh desa di Kecamatan Loa Janan. Bahkan, pengukuran status gizi balita di wilayah ini telah mencapai 100 persen pada Oktober 2024.

Sementara itu, program PMT juga mendapat dukungan penuh dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pusat melalui Dinas Kesehatan. Dana ini disalurkan ke puskesmas-puskesmas sebagai pusat koordinasi di tingkat lokal.

Melalui program ini, Hery nerhara kecamatan yang ia pimpin dapat menurunkan angka stunting secara signifikan.

“Kami juga mendapatkan dukungan dari pihak ketiga, seperti perusahaan PT MHU, serta bantuan dari program orang tua asuh. Harapan kita kualiatas kesehatan masyarakat terus meningkat,” pungkas Hery. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *