Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Desa Jembayan di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya keras untuk menurunkan angka stunting. Berbagai inovasi dan program telah dilakukan untuk mencapai target tersebut.

Kepala Desa Jembayan, Erwin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah konsisten menjalankan program Pemberian Makanan Tambahan Bergizi (PMTB) bagi anak-anak.

Selain itu, desa juga memiliki rumah bahagia yang berfungsi sebagai tempat untuk memberikan layanan dan dukungan bagi anak-anak stunting.

“Kita sadari, edukasi kepada orang tua sangat penting. Tanpa dukungan orang tua, program stunting tidak akan berhasil,” ujar Erwin.

Untuk meningkatkan efektivitas program, Desa Jembayan berencana membuat kebijakan baru. Ke depannya, TK atau PAUD di desa akan mensyaratkan sertifikat sehat dari Posyandu sebagai syarat pendaftaran.

“Ini adalah upaya kami untuk memastikan semua anak mendapatkan gizi yang cukup sebelum memasuki tahap pendidikan formal,” jelas Erwin.

Selain itu, Desa Jembayan juga terus meningkatkan kapasitas para kader Posyandu.

Menurut dia, Kader Posyandu adalah ujung tombak dalam penanganan stunting. Karena itu, pihaknua akan terus memberikan pelatihan dan pembekalan.

“Kita optimis ke depan desa kita akan mencapai target untuk menurunkan stunting,” tutupnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *