Timesnusantara.com – Kukar. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Kenaikan realisasi pajak daerah yang mencapai hampir dua kali lipat dalam kurun waktu empat tahun menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengungkapkan bahwa salah satu kunci keberhasilan ini adalah transformasi digital dalam tata kelola pajak daerah.
“Dengan digitalisasi, proses pengumpulan pajak menjadi lebih efisien dan transparan,” ujar Sunggono.
Selain itu, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola pajak juga berperan penting.
Kata dia, pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kompetensi para petugas pajak agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Meskipun telah mencapai kemajuan yang signifikan, Sunggono mengakui bahwa masih banyak potensi yang belum tergarap optimal. Salah satunya adalah kontribusi retribusi daerah yang masih tergolong rendah.
Untuk mengatasi hal ini, pemerintah daerah tengah melakukan berbagai upaya, seperti peningkatan pelayanan dan pengelolaan objek retribusi yang lebih baik.
Untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, Pemkab Kukar terus berupaya mencari sumber pendapatan baru.
Sunggono optimis pihaknua dapat mencapai kemandirian fiskal. Kemandirian fiskal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kukar.
“Kita akan terus melakukan pemetaan potensi dan mengembangkan program-program yang dapat meningkatkan pendapatan daerah,” tegas Sunggono. (Adv)
