Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Anggota DPRD Kalimantan Timur, Damayanti, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai rendahnya keterlibatan pemuda dalam sektor kepemimpinan daerah. Menurutnya, generasi muda Kaltim harus lebih proaktif dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin berkembang, terutama dengan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) yang semakin dekat.

Damayanti menyarankan agar pemuda Kaltim diberi lebih banyak kesempatan untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan, baik dalam pemerintahan maupun pembangunan daerah. Ia menegaskan, pemuda harus siap untuk berkontribusi dalam merancang masa depan Kaltim, sebuah provinsi yang akan memiliki banyak peluang setelah IKN beroperasi.

“Pemuda Kaltim harus memegang peran yang lebih besar dalam memimpin daerah ini. Mereka tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus aktif terlibat dalam membuat keputusan-keputusan penting,” ujarnya.

Melihat data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Damayanti mencatat bahwa partisipasi pemuda dalam kepemimpinan di Kaltim masih sangat minim. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan yang harus segera diatasi dengan memberikan lebih banyak pelatihan dan kesempatan bagi generasi muda untuk mengakses posisi-posisi strategis.

“Banyak pemuda yang kesulitan mengakses peluang untuk memimpin karena kurangnya fasilitas dan dukungan. Pemerintah dan organisasi kepemudaan perlu lebih banyak membuka kesempatan bagi mereka untuk berkembang,” tambahnya.

Sebagai penutup, Damayanti menekankan pentingnya peran serta pemuda dalam menghadapi tantangan yang datang bersama pembangunan IKN. Ia berkomitmen untuk mendorong pemerintah daerah agar lebih serius dalam pemberdayaan kepemimpinan bagi generasi muda Kaltim.

“Pemuda Kaltim harus siap menjadi pemimpin masa depan. Dengan hadirnya IKN, kita harus memastikan mereka siap menghadapi segala tantangan yang akan datang,” tutup Damayanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *