Timesnusantara.com – Kukar. Untuk memastikan pemerataan distribusi bantuan bagi nelayan dan pembudidaya ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar terus merealisasikan program kartu pelaku usaha kelautan dan perikanan (Kusuka).
Kepala DKP Kukar Muslik menjelaskan, kartu tersebut tak hanya sebagai identitas resmi bagi pelaku usaha perikanan, tapi juga memberikan akaes kepada mereka terhadap dukungan dari pemerintah daerah dalam memajukn usahanya.
“Kami ingin memastikan semua nelayan mendapatkan akses yang sama, khususnya terhadap bantuan yang diberikan. Sehingga bantuan ini tepat sasaran,” jelas Muslik.
Pihaknya juga menggandeng lembaga Perbankan, untuk mempercepat proses pencetakan kartu dan verifikasi nelayan. Dengan tujuan, agar para nelayan tak tertinggal dalam program ini.
“Proses pendaftaran tak dikenakan biaya, masyarakat cukup mengajukan fotocopy KTP dan surat keterangan dari Kepala Desa atau Lurah. Kami pastikan prosedurnya mudah dan terbuka,” ujarnya.
Dengan adanya program ini, sejumlah nelayan dan kelompok budidaya ikan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah. Karena mereka menilai bahwa peran pemerintah ini hadir ditengah tengah masyarakat.
Ia menegaskan, pemberian dukungan berupa sarana dan prasarana perikanan menjadi komitmen pemerintah daerah. Hal ini telah masuk ke dalam target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026.
“Ini juga bagian dari realisasi program Fasilitasi 25 ribu nelayan dan kelompok budidayan ikan aktif. Program itu telah berjalan dengan baik,” tegasnya.
Dirinya berharap, melalui upaya tersebut usaha di sektor perikanan makin maju dan berkembang. Sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera. (Adv)
