Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Upaya Pemerintah Kota Samarinda untuk meningkatkan asupan gizi bagi pelajar lewat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat sorotan tajam dari DPRD setempat. Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahrony Pasie, menyayangkan pelaksanaan program tersebut yang dinilai masih jauh dari sasaran ideal.

Ia menyoroti fakta bahwa hingga saat ini, implementasi MBG baru berjalan di satu daerah pemilihan (dapil) saja, dan belum menjangkau seluruh sekolah di Kota Tepian.

“Data yang kami terima menunjukkan program ini baru menyentuh satu dapil, sedangkan tujuan utamanya adalah memberikan intervensi gizi untuk semua pelajar di Samarinda. Ketimpangan ini tentu menjadi perhatian serius,” ungkap Novan.

Menurut legislator dari Fraksi Golkar itu, keberhasilan program MBG tidak bisa diukur dari pelaksanaan terbatas di sebagian kecil wilayah. Ia menegaskan, seharusnya seluruh siswa di berbagai kecamatan dapat merasakan manfaat dari program ini, mengingat pentingnya gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak.

“Jangan hanya sebatas uji coba atau seremoni. Program ini harus menyentuh semua kalangan secara adil,” tambahnya.

Novan pun mendorong Pemkot Samarinda untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya program. Ia menilai, tanpa langkah konkret untuk memperluas cakupan, cita-cita meningkatkan kesehatan pelajar hanya akan menjadi wacana tanpa realisasi.

“Koordinasi antarinstansi perlu diperkuat, agar program ini tidak sekadar berhenti di atas kertas, melainkan betul-betul terasa manfaatnya di lapangan,” ujarnya.

Komisi IV DPRD Samarinda, kata Novan, berkomitmen untuk terus mengawasi dan mengevaluasi program MBG. Ia mengingatkan, program seperti ini jangan sampai hanya menjadi proyek jangka pendek yang kehilangan tujuan utamanya.

“Ke depan, kami ingin melihat realisasi yang lebih masif, terukur, dan berkelanjutan. Program MBG harus menjadi contoh keberhasilan intervensi gizi di tingkat daerah, bukan sekadar ajang seremonial,” tutupnya. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *