Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Legislator Kalimantan Timur (Kaltim), Damayanti, menyuarakan keprihatinannya terhadap kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal di tengah masifnya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ia menegaskan, tanpa peningkatan kualitas SDM secara menyeluruh, masyarakat Kalimantan Timur dikhawatirkan hanya akan menjadi penonton di tanah sendiri.

“Transformasi besar sedang berlangsung di Kaltim. Tapi jika masyarakatnya tidak dibekali kemampuan yang relevan, maka mereka akan tertinggal,” ungkap Damayanti, Rabu (21/5/2025).

Menurutnya, geliat pembangunan IKN bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga menciptakan arus kompetisi tenaga kerja lintas sektor yang membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek, khususnya kapasitas individu.

Ia menilai, minimnya akses terhadap pelatihan kerja yang sesuai kebutuhan industri berpotensi melemahkan daya saing masyarakat lokal. Karena itu, ia mendorong Pemerintah Provinsi untuk lebih progresif dalam merancang program pendidikan vokasional serta pelatihan berbasis praktik kerja yang relevan dengan dinamika IKN.

“Kita butuh lebih banyak pelatihan teknis yang diarahkan pada kebutuhan industri yang akan berkembang di kawasan IKN dan sekitarnya,” tegasnya.

Namun demikian, Damayanti menekankan bahwa upaya peningkatan kualitas SDM tidak semata menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat, katanya, juga harus aktif membangun kesadaran untuk terus belajar dan berkembang.

“Dukungan pemerintah penting, tapi semangat dari masyarakat untuk berubah jauh lebih menentukan. Kesempatan bisa disiapkan, tapi kalau tidak diambil, tetap saja terlewat,” ujarnya.

Ia berharap, pembangunan IKN bisa dimanfaatkan sebagai momentum kebangkitan masyarakat Kalimantan Timur agar mampu berkontribusi langsung, bukan hanya menyaksikan dari jauh.

“Ini saatnya masyarakat lokal mengambil bagian. Kita harus bersiap, bukan menyerah pada arus perubahan,” tandasnya. (Adv/dprdkaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *